Tiga Tujuan Pembentukan Perda Irigasi di Gunungsitoli

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menyampaikan laporan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Irigasi.

Laporan itu dibacakan Ketua Pansus Ranperda Irigasi DPRD Kota Gunungsitoli, Firman Zebua SH, dalam rapat paripurna bersama Pemerintah Kota Gunungsitoli, Jumat (30/4/2021).

Firman menerangkan, ada tiga latarbelakang pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Irigasi, diantaranya:

1. Irigasi adalah usaha penyediaan pengatur dan pembuangan air untuk menunjang pertanian. Dimana meliputi irigasi air permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak.

2. Sistem irigasi meliputi prasarana irigasi, air irigasi, manajemen irigasi, kelembagaan irigasi, pengelolaan irigasi, dan sumber daya manusia.

3. Penyediaan irigasi adalah penentuan volume air persatuan waktu yang dialokasikan dari sumber untuk suatu daerah irigasi berdasarkan waktu, jumlah, dan mutu sesuai kebutuhan pertanian dan lainnya.

Sedangkan tujuannya, lanjut Firman, yakni:

1. Untuk mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya petani berdasarkan prinsip partisipatif, berwawasan lingkungan, kelestarian, keseimbangan, kemanfaatan umum, keterpaduan, keserasian, keadilan, kemandirian, transparansi dan akuntabilitas.

2. Memberikan pedoman sekaligus dasar hukum bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengatur pelaksanaan, pengembangan, dan pengelolaan sistem irigasi.

3. Mewujudkan kemanfaatan air dalam bidang pertanian guna mencapai ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

"Dari hasil pembahasan, Pansus menyimpulkan Ranperda Irigasi merupakan regulasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat pada bidang pertanian", kata Firman.

Firman menyebut, untuk menciptakan regulasi yang bermutu maka Pansus sepakat Ranperda Irigasi dijadikan Perda.

"Harapannya, Perda Irigasi nantinya dapat berfungsi bagi perkembangan dan peningkatan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat di bidang pertanian", tandas Firman. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini