Sekdis Perdagrin Gunungsitoli Dampingi Monitoring Pansus LKPJ

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Sekdis Perdagrin Kota Gunungsitoli, Budi Silaban, mendampingi kegiatan monitoring Pansus DPRD terkait Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) Walikota Gunungsitoli Tahun Anggaran 2020.

Kali ini, yang menjadi sasaran monitoring Pansus LKPJ yakni Pasar Rakyat di Desa Avia, Kecamatan Gunungsitoli Utara.

Tiba sekitar Pukul 13:00 Wib, Rabu (7/4/2021) siang, Pansus DPRD Kota Gunungsitoli mengecek kondisi bangunan gedung Pasar Rakyat Gunungsitoli Utara.

Kedatangan Pansus DPRD juga untuk melihat pekerjaan fisik tambahan di kawasan tersebut yang anggarannya bersumber dari APBD Kota Gunungsitoli Tahun 2020.

Demikian disampaikan Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Gunungsitoli, Martinus Lase SH, kepada wartawan usai monitoring.

Martinus menerangkan, nantinya hasil monitoring akan dibawa ke dalam rapat paripurna DPRD Kota Gunungsitoli bersama pemerintah daerah.

"Monitoring bertujuan untuk melihat wujud pekerjaan fisik tambahan yang dilaksankan Tahun 2020 lalu. Pansus ingin menyesuaikan LKPJ Walikota Gunungsitoli dengan kondisi lapangan", kata Martinus.

Sebab, lanjut Martinus, pihaknya menerima informasi bahwa hasil pekerjaan fisik tambahan di kawasan Pasar Rakyat Gunungsitoli Utara jarang digunakan oleh pedagang. 

"Kami ingin memastikan apakah pekerjaan fisik tambahan bermanfaat kepada masyarakat atau tidak. Kami berharap, Disperdagrin dapat mengoperasikan kios dan los yang dibangun pemerintah tahun lalu", ujar Martinus.

Sementara itu, Sekdis Perdagrin Kota Gunungsitoli, Budi Silaban, menjelaskan pekerjaan fisik tambahan di kawasan Pasar Rakyat Gunungsitoli Utara tersebut sudah lama dioperasikan. Hanya saja pedagang tidak menggunakannya.

"Sudah lama dioperasikan, namun banyak pedagang tidak menggunakan dengan alasan sepi pembeli. Mereka lebih memilih berdagang di luar kios dan los yang disediakan pemerintah", ucap Budi. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini