Petani Asal Aceh Selatan Dituntut 13 Tahun Penjara, Kenapa Ya?

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Terdakwa Fazlan Hoki petani asal Dusun Bineh Gunong, Desa Kreung Batu Kluet, Kabupaten Aceh Selatan, dituntut selama 13 Tahun Penjara oleh Penuntut Umum dari Kejatisu, Abdul Hakim Sori Muda Harahap dalam persidangan yang berlangsung diruang Cakra IX PN Medan secara Vidiocall Whatsapp, Rabu (21/4/2021).

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Denny Lumban Tobing, penuntut umum dalam nota tuntutannya juga mewajibkan terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa terbukti memiliki sabu yang disimpan dalam dua plastik klip seberat 187,81 gram, sebagaimana yang terungkap dalam persidangan.

Fakta yang terungkap bahwa Fazlan ditangkap saat menunggu dikawasan Jalan Lintas Subulussalam-Sidikalang Kelurahan Batang Beruh Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumut pada 09 November 2020 silam.

Penangkapan yang dilakukan oleh saksi Maruba H. Silalahi, dan Dedek Harahap bersama Team Unit 3 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut dipimpin oleh AKP Zulkarnain,SH, langsung menangkap terdakwa saat itu juga.

Pengakuan terdakwa sewaktu menjalani pemeriksaan mengaku sebagai kurir baik itu mengambil barang kemudian mengantarnya kepada pemesan.

"Sabu seberat 187,81 gram merupakan milik Deni (DPO) yang nanti akan diserahkan kepada Rahmat (DPO) yang menunggunya dikawasan Kota Fajar Kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan dengan imbalan Rp4 juta," ujarnya sembari menyebutkan bahwa keberadaan terdakwa telah dipantau oleh tim Ditresnarkoba Poldasu.

Setelah mendengarkan tuntutan dari JPU majelis hakim menunda persidangan hingga pekan dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari terdakwa melalui PH nya Juwita SH.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini