Kisruh Mantan Karyawan PT Wiego, Komisi II DPRD Medan Gelar RDP

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo
RDP di Komisi II DPRD Kota Medan, Selasa (27/4/2021).

dailysatu.com - Komisi II DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kisruh mantan karyawan PT Wiego Houseware Indonesia, Selasa (27/4/2021).

RDP bersama PT Wiego Houseware Indonesia itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari dan dihadiri oleh anggota Komisi II DPRD Kota Medan lainnya, seperti Haris Kelana Damanik, Dhiyaul Hayati dan Jansen Simbolon.

Dalam RDP itu, perwakilan PT Wiego Houseware Indonesia, Husin mengungkapkan sebenarnya, masalah yang dibahas dalam RDP itu adalah masalah simple.

"Ini cuma masalah satu orang saja dan sebenarnya, ini masalah simple," ungkap Agustin.

Husin menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan mediasi antara PT Wiego, karyawan dan Dinas Tenaga Kerja.

"Tapi saat mediasi, tingkat permohonannya itu tidak rasional. Dia (mantan karyawan PT Wiego) minta uang Rp 237 juta untuk masa kerja 2 tahun 7 bulan," jelas Agustin.

Mendengar penjelasan itu, sejumlah anggota Komisi II DPRD Kota Medan pun spontan tertawa, sembari menilai permintaan uang sebanyak itu sangat tidak rasional.

"Ada-ada aja, ya. Kok banyak kali mintanya," kata salah seorang anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati mempertanyakan kepada perwakilan PT Wiego, apakah sudah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan oleh Dinas Tenaga Kerja terkait kisruh tersebut.

"Kita sudah koordinasi ke BPJS Tenaga Kerja dan JHTnya sudah kita penuhi. Kita juga masih belajar ke Disnaker, karena mereka yang berkompeten dan apa yang diminta Disnaker sudah kita penuhi," kata Agustin menjawab pertanyaan Dhiyaul Hayati. (DS/ Dik)

Share:
Komentar

Berita Terkini