Dituntut Ringan Oleh JPU, Pengacara Marianty Minta Bebas

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Terdakwa Marianty dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut 8 bulan penjara saat di persidangan yang digelar di ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (19/4/2021).

Tuntutan ringan tersebut dibacakan Jaksa Randi Tambunan dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Denny L Tobing.

Dalam tuntutan JPU Dwi Melly Nova yang dibacakan oleh Randi Tambunan tersebut menyatakan terdakwa Marianty terbukti bersalah membuat postingan lewat media sosial. Sehingga mengakibatkan saksi korban Pinkijoe tercemar nama baiknya dan membuat ujar kebencian sesuai 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Setelah mendengar tuntutan dari JPU, Majelis hakim yang diketuai Denny L Tobing menunda persidangan hingga Senin depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (Pledoi) dari  Penasehat Hukum terdakwa yakni, Leden Simangunsong.

Saat dikonfirmasi terhadap tuntutan JPU, Leden Simangunsong mengatakan kalau tuntutan pidana tersebut sangat berat bagi klaeinnya.

"Seharusnya klaein kami bebas," tegas Leden.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini