Dinas Perizinan dan Disdik Diminta Evaluasi Izin dan Bantuan SMA Swasta Holy Kids Bersinar

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo

DailySatu.com, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Pdt Berkat Laoli meminta Dinas Perijinan dan Dinas Pendidikan Sumut agar mencabut segala bentuk perizinan yang dimiliki SMA Swasta Holy Kids Bersinar yang telah berlaku tidak adil dan tak pakai hati nurani saat melakukan pemecatan terhadap salah seorang siswinya. 


"Alasan SMA Holy Kids baik lisan maupun yang tertuang dalam surat pemecatan sangat tidak mencerminkan sebagai sekolah Kristen yang katanya memiliki kasih yakni mencabut Dapodik siswi atasnama Indah Sari Zega. Ini sama dengan mau membunuh anak ini. Lebih bagus Kepseknya ambil kebijakan pindahkan daripada mengeluarkan dari dapodik," ketus Politis Muda Partai NasDem yang dikenal kritis ini, kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (7/4/2021). 

Berkat juga menegaskan, jika hanya alasan belum bayar uang sekolah, yang menjadi pertanyaan kemana dana BOS. Selain itu, jika alasan tidak masuk sekolah, ini masa Pandemi Covid 19. Di mana pemerintah belum memberikan izin kepada seluruh sekolah untuk melakukan pertemuan tatap muka. 

"Prihal apa yang memberatkan siswi itu, sehingga sekolah mencabut nomor Dapodiknya. Perlu diketahui bahwa saya sudah berbicara langsung sama Kepseknya, dan mengatakan bahwa anak tersebut yatim piatu. Orang tua asuhnya sering ditugaskan berpindah-pindah daerah dari perusahaannya. Dan kita meminta agar Kepsek memasukkan kembali nomor Dapodik siswi tersebut," ungkap Berkat seraya menambahkan bahwa pada saat itu Kepseknya mengatakan kalau ada rekom dari Kacabdis, beliau akan memasukkan kembali nomor Dapodik Indah Sari Zega. 

Namun, lanjut Berkat, apa yang ada. Sampai saat ini tidak juga dimasukkan malah surat pemecatan yang dikeluarkan. 

"Ini sudah sangat keterlaluan, karena saat ini sedang ujian sekolah. Maka dari itu kita minta agar Dinas Perizinan dan Dinas Pendidikan mencabut izin mendirikan sekolah dan operasional sekolah. Dan saya akan meminta Komisi E DPRD Sumut untuk memanggi SMA Swasta Holy Kids bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Perizinan untuk rapat dengar pendapat, agar sekolah ini kita telusuri segala bentuk bantuan yang diterima dan perizinannya," tandas Berkat. (sus)
Share:
Komentar

Berita Terkini