Bhabinkamtibmas Simangumban Diapresiasi Warga Bantu Bangun Masjid

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Warga Kecamatan Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, khususnya warga Muslim di Desa Simangumban Jae, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Bripka Junior Hutabarat, seorang anggota Polres Taput bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Pahae Jae, karena telah membantu dan berperan serta dalam pembangunan Masjid Al Huda Simajambu di Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban.

Samsir Ritonga, seorang Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Simajambu Desa Simangumban Jae, kepada wartawan Selasa (27/04/2021), menjelaskan awal pertama berdiri Masjid tersebut pada tahun 1806 oleh Raja Panusunan. Dialah yang pertama membuka Kampung ini dulunya dan mendirikan Masjid Al Huda. Bangunannya masih berbentuk panggung dari bahan kayu dan ukurannya masih kecil. Masjid ini dulunya hanya digunakan oleh warga Muslim berjumlah 12 kepala keluarga.

Pada tahun 1980, Masjid tersebut direnovasi lagi menjadi semi permanen dan hingga saat ini kembali direnovasi berdiri dengan megah karena jamaah sudah mulai banyak. Saat ini jumlah jamaah mencapai 100 KK atau sekitar 100 orang lebih.

Pardamean Simanjuntak, Panitia Pembangunan Masjid Al Huda, mengatakan awal pembangunan atau renovasi Masjid ini kesulitan masalah dana. Suatu saat, jamaah sedang melakukan Shalat, Kapolres Taput melintas dari depan Masjid yang berada tepat di depan Jalan Umum Tarutung - Sipirok dan Bhabinkamtibmas Bripka Junior Hutabarat menyampaikan bantuan dana dari Kapolres.

Dikatakan Pardamean Simanjuntak, karena Bripka Junior Hutabarat ini bergaul dengan masyarakat tidak memandang agama dan suku, apalagi ia memeluk agama Nasrani, ia berinisiatif untuk ikut membantu dana dan bahkan tenaga.

"Kamipun begitu juga, ummat Islam yang ada di Desa ini tidak memandang agama maupun suku. Semua kita di sini bersaudara. Bagi kami agama itu sama, karena itu kepercayaan masing-masing," ujar Pardamean Simanjuntak.

Bripka Junior Hutabarat lalu berdiskusi dengan panitia dan berniat membantu pembangunan Masjid. 

"Dalam ajaran Islam tidak ada yang salah dalam kebaikan, jadi Pak Junior Hutabarat ini membantu kami, dibimbing membuat proposal kepada donatur, bantuan dari perantau, kepolisian, Babinsa, Bhabinkamtibmas. Awalnya terkumpul dana hanya untuk membangun tiang Masjid, Bhabinkamtibmas ikut membantu untuk bergotong-royong," ungkapnya.

Berkat ide dan perhatian dari Bripka Pol Junior Hutabarat, Panitia Pembangunan mendirikan spanduk dan membuat proposal, akhirnya semakin banyak donatur yang memberikan bantuan dana.

Awalnya direncanakan tidak semegah ini karena khawatir dana tidak mencukupi. Namun, Masjid sebesar ini yang menghabiskan dana Rp 2 Milyar lebih, akhirnya bisa berdiri megah, jamaah pun merasa terharu. Hal ini tidak terlepas dari dukungan moral Bripka Junior Hutabarat dalam memberikan motivasi dan berkata tidak ada yang tidak mungkin bila Tuhan berkehendak, pasti semua terlaksana.

"Dana yang diberikan dari Pendeta dan Gereja, dari donatur lainnya ada juga. Semua dana ada dari Muslim dan ada dari agama lain untuk pembangunan Masjid kami ini. Ada orang terpandang di Desa kami ini didekati oleh pak Junior Hutabarat, akhirnya memberikan bantuan sekitar Rp 70 juta, bahkan ia memberikan santunan kepada anak yatim," katanya.

Pardamean Simanjuntak menambahkan, niat tulus dari Bripka Junior Hutabarat, sangat diapresiaisi dan dihargai jamaah Masjid ini. Toleransi antar umat beragama di daerah sekitar Desa tersebut juga sangat dijaga dengan baik, begitupun adat istiadat tetap dijaga tanpa memandang agama dan suku. Karena itu, kata dia, Pak Junior Hutabarat sudah dianggap sebagai putra daerah Simangumban.

"Dengan ketulusan hati, Bhabinkamtibmas kami ini telah membimbing dan membina muda-mudi agar terhindar dari penyakit masyarakat. Sejak beliau (Junior Hutabarat) di sini, berkat binaannya, masyarakat dan pemuda banyak kegiatan yang positif, seperti pengajian," imbuhnya.

Warga juga berharap Kapolri dan Kapolda menempatkan Bhabinkamtibmas di Desa mereka yang tidak memandang perbedaan.

Warga juga berharap Kapolri dan Kapolda memberikan Bhabinkamtibmas di Desa mereka yang tidak memandang perbedaan. Mampu membina warga tanpa pamrih dan menjaga kamtibmas dengan baik. Karena Bripka Junior Hutabarat tidak selamanya bertugas di Desa mereka, maka warga berharap agar Kapolda dan Kapolres menempatkan Bhabinkamtibmas seperti sosok Junior Hutabarat. 

Hal yang sama, Musabrin Butarbutar, Kades Simangumban Jae mengatakan, sinergitas antara pemerintah Desa dengan Bhabinkamtibmas berjalan dengan baik. Seperti bergotong-royong, membantu masyarakat, menjaga kamtibmas. Kinerja Bhabinkamtibmas juga dianggap sangat baik dan diapresiasi pemerintah. 

Sementara Bripka Junior Hutabarat, saat diminta tanggapannya mengatakan, dari sisi tugas sebagai alat negara semua yang dilakukannya merupakan sebuah kewajiban. Berada ditengah-tengah masyarakat untuk membawa manfaat yang baik. Karena prinsip hidupnya adalah bisa bermanfaat bagi orang lain. 

Dirinya yang bertugas selama kurang lebih 5 tahun di Polsek Pahae Jae dan Bhabinkamtibmas untuk 8 Desa, dimana karakter masyarakatnya bersifat heterogen, masyarakat memeluk agama Nasrani dan Muslim bisa berbaur dengan baik. Seperti acara adat, mereka bersama-sama membantu, menghadiri dan bahkan bersama untuk makan.

"Saya melakukan pendekatan persuasif dalam melaksanakan tugas dan selalu optimis. Beradaptasi dengan berbagai karakter warga. Mudah-mudahan sejauh ini saya masih diterima. Saya selalu berusaha berbuat yang terbaik untuk masyarakat, semampu saya dan sesuai kapasitas saya," ucap Bripka Junior Hutabarat. 

Ia berharap segala hal yang terbaik bagi warga yang telah dibina, seandainya dirinya telah pindah tugas, semoga Bhabinkamtibmas yang lain bisa berbuat lebih baik lagi, lebih kreatif dan inovatif untuk masyarakat karena sudah menjadi tugas dan kewajiban. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini