Berkat: Dewas KPK Harus Evaluasi Total Penyidik dan Staf

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

DailySatu.com, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) diminta mengevaluasi kinerja seluruh jajaran penyidik dan staf  yang ada dilembaga antirasua di Indonesia ini. 

Hal ini dilakukan, kata Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Pdt Berkat Kurniawan Laoli, agar KPK tidak lagi 'kecolongan' dengan kejadian penyidik KPK yang ditangkap karena diduga memeras Walikota Tanjung Balai M Syahrial. 

"Ini jalan masuk bagi Dewas KPK untuk mengevaluasi kinerja seluruh penyidik dan staf. Kita sudah ingatkan KPK agar jangan tebang pilih kasus. Kita bersyukur ini terbongkar dan ini suatu hal yang hebat. Saya meyakini KPK memiliki staf atau penyidik lainnya yang berintegritas," kata Berkat kepada wartawan diruang kerjanya Gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (22/4/2021). 

Berkat juga mengungkapkan rasa penyesalannya dengan sikap oknum penyidik KPK yang ditangkap lantaran diduga memeras kepala daerah di Tanjung Balai. Karena dinilai telah mencoreng nama baik lembaga antirasua yang sangat dipercaya masyarakat Indonesia. 

"Agar tidak menjadi preseden buruk bagi KPK, maka Dewas harus mengevaluasi total seluruh staf dan penyidik. Karena selama ini lembaga antirasua itu masih kita banggakan kinerjanya dalam memberantas praktik KKN di Indonesia," cetusnya. 

Berkat juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu saat pimpinan KPK hadir di Kantor DPRD Sumut untuk memberikan wejangan, dirinya pernah meminta lembaga antirasua itu agar segera turun ke Pulau Nias. 

"Itu artinya, sebagai wakil rakyat kita masih mempercayai 'sepak terjang' KPK.  Karena kita meyakini lembaga ini (KPK,red) masih memiliki penyidik-penyidik yang berintegritas tinggi dan kinerja yang mumpuni," tegas Anggota Dewan Sumut yang berasal dari pemilihan Kepulauan Nias ini.  

Lebih lanjut Berkat menerangkan bahwa sampai saat ini dukungan masyarakat terhadap KPK dalam memberantas KKN masih sangat kuat. 

"Jangan sampai 'teriakan' bubarkan KPK terulang kembali hanya karena ulah oknum yang kurang baik. Saya juga berkeyakinan oknum penyidik KPK yang ditangkap ini, yang berasal dari kepolisian, pasti akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena Polri memiliki cara terhadap anggotanya yang bertindak diluar dari ketentuan yang ada," tandasnya. (sus)
Share:
Komentar

Berita Terkini