1861 Penerima BST di Gunungsitoli Tidak Masuk Data Maret-April, Ini Penyebabnya!

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Sebanyak 1861 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, tidak masuk data bayar Maret-April 2021.

Tak khayal, kondisi itu menimbulkan pertanyaan besar ditengah masyarakat apa penyebab sehingga terjadi pengurangan jumlah KPM Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial tersebut.

Kepada Wartawan, Kamis (15/4/2021), Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, Asieli Zega SE, menerangkan bahwa di Januari-Februari jumlah keseluruhan penerima BST di Kota Gunungsitoli sebanyak 7180 KPM.

Sementara berdasarkan data bayar Maret-April diterima pihaknya dari Kementerian Sosial, penerima BST di Kota Gunungsitoli menjadi 5319 KPM. Artinya, sekitar 1861 KPM namanya tidak masuk data bayar Maret-April.

Menurut Asieli, tidak masuknya nama 1861 KPM pada data bayar Maret-April karena Kementerian Sosial sedang melakukan pembersihan data atau perbaikan nomor induk kependudukan (NIK) penerima BST.

"Yang menentukan penerima BST adalah Kementerian Sosial, bukan pemerintah daerah. Hal tersebut karena BST merupakan program Kementerian Sosial", tegas Asieli.

Kendati demikian, Asieli menyebut jika berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan Kementerian Sosial data bayar Maret-April belum sepenuhnya dikeluarkan. Ada kemungkinan data bayar susulan.

"Kapan data bayar susulan itu dikeluarkan, kami belum bisa memastikannya", ujar Asieli.

Jadi, lanjut Asieli, tidak benar kalau KPM mengatakan namanya hilang atau sengaja dihilangkan Dinas Sosial Kota Gunungsitoli.

"Artinya, kami tidak dapat memastikan terjadi pengurangan jumlah penerima BST. Semoga KPM yang namanya belum ada di data bayar pertama, bisa keluar di data bayar susulan", tandas Asieli. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini