Tingkatkan Profesionalitas, Loyalitas dan Integritas, KOPASI Kota Medan Gelar Upgrading

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - DPD Kumpulan Operator Swasta (KOPASI) Kota Medan menggelar Upgrading dengan mengusung tema 'Meningkatkan Solidaritas Operator Sekolah Demi Terciptanya Rasa Progresif, Loyal dan Bertanggungjawab' di Taman Cadika Jalan Karya Wisata Medan, Minggu (7/3/2021). 

Ketua DPD KOPASI Kota Medan Ramadhani Irwansyah didampingi Sekretaris Sudarma Emdi dan Ketua Panitia Pelaksana Eko Purwanto SE mengatakan bahwa KOPASI merupakan wadah berkumpulnya para operator sekolah swasta se Indonesia untuk melakukan berbagai hal positif yang bersifat membangun seperti diskusi membahas persoalan yang dihadapi maupun membuat program-program kerja baru. 

"Meskipun usia beranjak 2 tahun, sejak didirikan pada 11 April 2019 lalu, kita terus berupaya memberikan yang terbaik bagi anggota dan terus menciptakan inovasi visi dan misi untuk kelancaran kinerja para operator sekolah. Salah satunya dengan kegiatan Upgrading yang dilaksanakan hari ini. Kita harap kegiatan ini bisa bermanfaat dan membuka paradigma berfikir untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam bekerja," katanya kepada wartawan 

Tidak hanya itu, Ramadhani juga menjelaskan, bahwa diselenggarakannya kegiatan Upgrading dilatarbelakangi dari keinginan KOPASI untuk menjadikan para pengurusnya tetap bekerja profesional, loyal, berintegritas dan bertanggungjawab baik di sekolah maupun di wadah ini. 

"Untuk mendukung kegiatan ini, kita menghadirkan pemateri berpengalaman seperti Kapusdiklat Kwarda Sumatera Utara (Sumut) Prana Jaya, Analis Data, Infodik dan Tendik Cabdis Pendidikan Medan Selatan Isrok Al Jana S.Psi dan Aktifis Organisasi Sudarma Emdi. Serta acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kota Medan yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Disdik Kota Medan, Mulyadi," ujarnya. 

Ramadhani juga mengharapkan, dengan kegiatan yang dilaksanakan ini, para peserta lebih memahami tugas dan fungsinya dalam menjalankan pekerjaan sehari hari dan dapat menduduki posisi di struktur KOPASI. 

Sementara itu, Pemateri Sudarma Emdi dalam pemaparannya mengatakan manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan semua sumber dana yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. 

Kemudian, organisasi adalah suatu wadah kerjasama yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan memiliki unsur-unsur yakni kumpulan orang, kerjasama dan tujuan yang kemudian diperkuat dengan prinsip organisasi seperti perumusan tujuan yang jelas agar dalam menentukan program, prosedur dan beberapa hal terkait koordinasi, integrasi, simplikasi, sinkronisasi dan mekanisme bisa berjalan dengan baik. 

"Dalam prinsip organisasi juga terdapat pembagian tugas dan pekerjaan (Job Discruption) yakni dengan delegasi kekuasaan yang berarti pemimpin organisasi itu dipilih secara mufakat dan harus diikuti dengan adanya pertanggungjawaban. Serta kesatuan perintah, prinsip kepemimpinan yang dalam hal ini paling mengemuka kepermukaan yang berupa prinsip kolegial atau prinsip kebersamaan, mau mendengarkan dan menyelaraskan diri dengan nilai-nilai dari seluruh komponen organisasi khususnya pada kepengurusan organisasi yang dibarengi dengan pengawasan atau monitoring terhadap kinerja pelaku organisasi yang akan membuat organisasi lebih terkoordinir dengan baik," paparnya. 

Selain itu, lanjutnya, dalam organisasi ada administrasi yang harus dijalani. Karena administrasi merupakan suatu proses penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan serta memudahkan untuk mendapatkan kembali sebagian atau keseluruhan keterangan. 

"Dalam administrasi ini juga terdapat fungsi yang didalamnya perencanaan, pengorganisasian, pengadaan tenaga kerja, pengarahan dan koordinasi. Dan ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi organisasi seperti sosiologi, agama, psikologi, politik, manajemen, human relationship dan komunikasi. Terakhir adanya struktur organisasi yakni suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan tertentu," ucapnya. 

Sementara Pemateri lainnya Prana Jaya yang pada kesempatan tersebut menjelaskan soal kepemimpinan mengatakan bahwa seorang pemimpin harus memiliki jiwa kreatif, inovatif dan produktif. 

Di mana, lanjut Prana, dalam berfikir kreatif seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk menentukan gagasan-gagasan baru. Selain itu, berfikir inovatif yakni kemampuan merealisasikan gagasan-gagasan baru.

"Pertanyaannya mengapa kita bisa berfikir kreatif? Jawabannya adalah karena manusia memiliki otak yang dapat diartikan akal/pikiran yang bisa digunakan sebagai model utama yang jauh lebih penting dari sekedar uang dan menghasilkan ide-ide sehingga timbul gagasan dan terobosan yang inovatif serta bisa bertindak dan menyelesaikan masalah yang jauh lebih baik dari mesin atau makhluk hidup lainnya," terang Prana. 

Pada kesempatan itu, Prana juga menyampaikan bahwa setiap orang bisa berfikir kreatif dengan cara meningkatkan penggunaan otak kanan, mengenali hambatan-hambatan kreatifitas dan membiasakan melakukan hal-hal baru dari sudut pandang berbeda. 

"Hambatan-hambatan kreatifitas itu adalah selalu merasa bosan, merasa benci, merasa benar, dan merasa tidak bisa dan merasa tidak punya waktu yang semua itu harus dihindari dengan cara menemukan hubungan baru, silaturahmi dan membiasakan melakukan hal-hal baru," pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini