Tak Dikasih Uang, Suami Tikam Istri Pakai Pisau Dapur

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Diduga tak diberi uang Suwandi (38) nekat menikam istrinya Sri Wanti (40) warga Jalan Marelan 1, Pasar IV Barat Lingkungan 10, Kel. Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan, Senin (8/3/2021) sekitar pukul 13.30 WIb.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tikam dibagian leher sebanyak dua liang dan dipipi dengan luka sayat.

Korban langsung dilarihkan kerumah sakit Wulan Windi oleh warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan.

Dari keterangan yang diperoleh dilokasi,  saat itu pelaku pulang kerumah dan meminta sejumlah uang kepada istrinya namun tak diberi. 

Pelaku yang kalap langsung menikam korban yang sedang menemani tidur anaknya didalam kamar dengan menggunakan pisau dapur. 

Korban sempat melakukan perlawanan, namun kalah kuat dengan pelaku. Korban langsung berlari keluar rumah untuk menyelematkan nyawanya, sedangkan pelaku kabur sambil membawah pisau yang digunakannya.

Wagiyem (60) ibu korban yang ditemuin mengatakan, dirinya hanya mengetahui anaknya sudah berlumur darah sambil minta tolong diluar rumah.

"Aku tahu anakku teriak - teriak minta tolong, aku lihat pipi dan lehernya uda banyak darah. Sedangkan pelaku sudah gak ada didalam rumah,"ucapnya.

Lanjut Wagiyem, korban langsung dilarihkan kerumah sakit oleh warga sekitar.

"Aku minta tolong warga untuk membawah anak ku kerumah sakit, karena banyak kali darah yang keluar,"ujarnya.

"Pelaku dan korban memang sering ribut, karena pelaku tak bekerja dan tahunya minta uang sama istrinya,"tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan 10 Eko mengatakan kalau pelaku dan korban sudah lama berumah tangga dan tinggal dilingkungannya.

"Uda lama mereka nika bang, kalau korban memang janda dapat lajang. Aku tahunya ada kejadian ini dari warga yang nelpon, aku kurang tahu awal kejadiannya saat aku datang korban Uda dibawak kerumah sakit sedangkan pelaku sudah kabur,"katanya.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Ramadsyah saat dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut dan pelaku masih dilakukan pengejaran.

"Masih kita kejar pelakunya bang, sabar ya,"ucapnya singkat.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini