Soal Pengaduan Pelanggan, Dirut Tirtanadi Datangi Ombudsman RI Perwakilan Sumut

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo


DailySatu.com, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Kabir Bedi didampingi Direktur Administrasi dan Keuangan Feby Milanie, Kepala Divisi (Kadiv) Sekretaris Perusahaan (Sekper) Humarkar Ritonga, Kadiv Hubungan Langganan (Hublang), Kadiv Transmisi dan Distribusi Muhri Febriyanto beserta staf lainnya menyampaikan klarifikasi ke Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumut terkait adanya laporan pelanggan PDAM Tirtanadi, di Kantor Ombudsman Jl Sei Besitang no 3 Medan Senin (22/3/2021).

"Pelanggan tidak perlu risau karena hingga saat ini tidak ada kenaikan tarif, hanya perubahan sistem pada pencatatan dan kami sudah menyiapkan solusinya," kata Dirut Tirtanadi Kabir Bedi.

Kabir Bedi menegaskan bahwa PDAM Tirtanadi hingga saat ini tidak ada menaikkan tarif air, yang ada perubahan sistem pencatatan dari manual ke sistem android yang bertujuan untuk lebih akuratnya pencatatan meter sehingga kedepannya pencatatan meter akan lebih baik.

Menurut Kabir Bedi, pencatatan dengan sistim android ini sudah dilaksanakan oleh PDAM lain di Indonesia.

“Memang kami sangat memahami yang dialami oleh pelanggan akibat dari perubahan sistim ini. Namun demikian, kami tidak tinggal diam dan akan proaktif mendatangi pelanggan yang mengalami lonjakan akibat perubahan sistim ini,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Kabir Bedi, pihaknya juga terus akan melakukan terobosan program kerja untuk peningkatan pelayanan prima kepada pelanggan. Karena itu, Tirtanadi akan membangun instalasi pengelolaan air minum (IPAM) untuk menambah debit air yang dibutuhkan hingga 12.500 liter per detik.

“Saat ini Tirtanadi memiliki 7 ribu liter per detik. Sementara yang diperlukan 12.500 liter per detik. Insya allah, tahun 2025 mendatang akan terpenuhi,” paparnya.

Sementara, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar berharap managemen Tirtanadi dapat menyelesaikan permasalahan lonjakan rekening pelanggan dengan baik. Sehingga pelanggan tidak merasa dirugikan.

“Kami berharap kepada Dirut serta jajaran Tirtanadi agar segera menyelesaikan permasalahan laporan pelanggan yang masuk ke Ombudsman. Karena sampai saat ini laporan yang masuk ke kami sudah sebanyak 52 laporan pengaduan yang telah melengkapi berkas,” ungkap Abyadi. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini