Seorang Terduga Teroris Diamankan Dari Kec. Medan Marelan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Seorang terduga teroris ditangkap oleh detasemen 88 anti-teror di Jalan Andan Sari, Pasar VI,  Lingkungan 18, Kel. Terjun, Kec. Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (19/3/2021) sekitar 04.00 WIB pagi.

Terduga teroris yang ditangkap berinisial DL (50) yang berprofesi sebagai penjual jamu dan tukang pangkas.

Dari keterangan yang diperoleh, terduga teroris ditangkap saat hendak menunaikan sholat subuh disebuah masjid yang tak jauh dari kediamannya.

Terduga teroris ditangkap oleh sejumlah petugas kepolisian yang menggunakan pakai sipil mengendarai empat unit mobil, dan saat ini terduga teroris sudah dibawah petugas kepolisian ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan terduga teroris, petugas juga membawah sejumlah barang seperti Samurai, Hp, Pisau Sangkur, buku - buku, Tabung Gas ukuran besar.

Kepala lingkungan 18 Halima (46) yang ditemui mengatakan, terduga teroris tersebut memang warganya. Dirinya tinggal bersama istrinya berinisial S  (35) dan 4 orang anak.

"Dia (DL -red) uda lama tinggal di lingkungan saya sekitar 10 tahun, sebelumnya dia warga Kec. Hamparan Perak. Dia menyewa rumah milik Pak Suharto,"ucap Kepling.

Lanjut Halima, terduga teroris DL dikenal baik dan suka turut bila ada kegiatan masyarakat.

"Ya kalau pak DL dan keluarga dengan warga sekitar bagus, dan kalau ada gotong royong selalu ikut. Pak DL ini punya anak 4 semuanya uda besar - besar,"jelas Halima.

"Kalau kegiatan sehari - hari Pak DL jual Jamu dan buka jasa pangkas,"tambahnya.

Menurut Kepling, selama tinggal dilingkungannya kediaman DL tak pernah ramai orang pengajian atau yang lain.

"Gak pernah ada orang kumpul - kumpul dirumahnya atau pun mengadakan pengajian seperti teroris - teroris yang lain,"cetusnya.

Saat penggeledahan, anak dan istri terduga teroris berada didalam rumah.

"Tadi waktu polisi geledah rumahnya, anak gadis paling besar dan istrinya ada didalam rumah,  kalau yang tiga lagi anaknya lagi dipesantren. Tapi waktu tadi polisi geledah pak DL nya tidak ada,"cetus Kepling.

Sementara itu, pengamatan wartawan dirumah terduga teroris istri dan anaknya masih melakukan aktifitas seperti biasanya berjualan dan membuka jasa pangkasnya.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini