Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRDSU Usulkan RDP Tertutup Komisi D Dan Dinas Sumber Daya Air

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ari Wibowo mengusulkan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi D dengan Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang agar dilaksanakan tertutup.

"Rapat ini kita laksanakan tertutup saja. Karena membahas anggaran, karena sepertinya urgen. Jadi kalau bisa dilaksanakan tertutup saja," ujar Ari yang juga Anggota Komisi D DPRD Sumut saat RDP baru saja dibuka oleh ketua komisi Delpin Barus, Rabu (3/3/2021).

Saat dikonfirmasi Ari mengatakan bahwa RDP tertutup terdapat didalam Tata Tertib (Tatib) DPRD Sumut jika diperlukan. 

"Tapi saya tak berani diluar aturan yang ada. Harapan kita selesai RDP tadi, pimpinan menyampaikan masyarakat dan itulah yang menjadi berita sesungguhnya," ucap Politisi Partai Gerindra ini. 

Sebelumnya, Politisi Fraksi PDI Perjuangan, Delpin Barus yang baru saja diangkat dan diumumkan menjadi Ketua Komisi D DPRD Sumut pada sidang paripurna pengumuman fraksi berlambang Banteng Moncong Putih tersebut kemarin langsung tancap gas memimpin rapat di komisi yang dipimpinnya. 

Politisi dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut IV itu yang meliputi Kabupaten Sergai dan Kota Tebingtinggi itu langsung memimpin Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi D dengan Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang berbeda dengan sebelumnya di kepemimpinan Komisi D tersebut, kali ini RDP tersebut diputuskannya dilakukan secara tertutup dan tak bisa diliput para awak media.

Alhasil para insan pers yang biasa meliput di gedung wakil rakyat tersebut tidak bisa menjalankan tugasnya, sebagaimana biasanya rapat dengar pendapat yang biasa dilakukan secara terbuka. Sehingga usai dilakukannya rapat itu, kalangan wartawan langsung menemui Delpin Barus guna meminta klarifikasi dan penjelasannya seputar RDP Komisi D yang baru pertama kalinya digelar tertutup.

Namun dihadapan awak media, dia berdalih digelarnya rapat tertutup atas permintaan anggota dewan lainnya. 

Delpin Barus mengatakan bahwa RDP dengan Dinas PSDA Sumut yang dilakukan tertutup itu atas permintaan anggota Komisi D DPRD Sumut. 

"Permintaan kawan-kawan RDP itu dilaksanakan tertutup. Kalau kawan-kawan yang minta, ya kita buat tertutup. Alasannya membahas persoalan anggaran yang menyangkut belanja modal dan belanja langsung. Di mana belanja langsung ada pengurangan akibat refocusing dari Rp120 miliar menjadi Rp104 miliar dan belanja rutin itu tidak boleh dipotong karena menyangkut gaji pegawai," ucap politisi PDI Perjuangan ini. 

Hal senada disampaikan  Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut, Haldun ketika dikonfirmas wartawan saat keluar dari Gedung DPRD Sumut menuju parkiran. Dia juga  mengatakan, RDP dilakukan tertutup dengan Komisi D DPRD Sumut karena permintaan dewan. 

"Permintaan dewan. RDP tertutup itu permintaan dewan," katanya sembari berlalu. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini