Dimas Triadji: Kita Akan Usulkan Belajar Tatap Muka ke Pemprovsu

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo




DailySatu.com, Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) akan mengusulkan kepada Dinas Pendidikan Sumut (Disdiksu), Satgas Covid 19 dan instansi lainnya untuk mengkaji percepatan pembelajaran tatap muka (PTM). Alasannya, belajar dengan sistem daring sudah tidak dapat dipertahankan lagi.

"Kita berharap Disdik mengkaji formula yang memungkinkan PTM dapat dibuka lebih awal, dari yang diperkirakan bulan Juni 2021," kata Ketua Komisi E DPRD Sumut Dimas Triadji S.Ikom kepada wartawan diruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (15/3/2021).

Dimas menjelaskan bahwa usulan Komisi E DPRD Sumut ini merespon rencana Pemprovsu bersama dinas terkait yang akan membahas berbagai persiapan teknis bulan ini sebelum diputuskan apakah PTM dapat dibuka atau tetap belajar dari rumah. 

“Pemprovsu belum mengizinkan PTM, yang seharusnya digelar Januari 2021 dengan alasan penularan virus corona Covid-19 yang cenderung meningkat. Namun kita yang tupoksinya membidangi masalah kesehatan dan pendidikan justru akan mengusulkan percepatan PTM kepada kepada Disdik pada rapat dengar pendapat dengan Disdik Sumut dan jajarannya pada Selasa (16/3/2021). Intinya, jika ada satu daerah yang sudah masuk zona hijau dan tren penjangkitan sudah  dapat dikendalikan, kita berharap PTM bisa dipercepat," papar politisi muda Partai NasDem ini.

Menyinggung alasan percepatan PTM, menurut Dimas, hal itu didasarkan pada hasil kunjungan kerja Komisi E di sejumlah daerah, termasuk di Labuhan Batu.

"Di SMA di Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu, banyak siswa yang tak sanggup belajar daring, dan sudah ada yang berhenti dan memilih kerja di perusahaan kelapa sawit. Kita juga dengar ada laporan siswa SMA yang belum tamat, memutuskan berhenti dan memilih kawin," ungkapnya.

Kemudian, dia juga mengkhawatirkan siswa yang tamat sekolah di masa pandemi Covid-19, kompotensi keilmuannya akan diragukan. Karena, mereka belajar, dan ujian kelulusan dengan ilmu yang didapat dari rumah, bukan di sekolah.

Dengan alasan-alasan itu, Dimas meminta Satgas Covid-19 berkordinasi dengan Disdik kabupaten/kota untuk merumuskan langkah percepatan PTM, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para siswa.

"Dasar pembukaan PTM itu memang dilihat dari tren penurunan kasus dan penyebaran Covid, tetapi harus ada parameter seberapa besar presentase yang terkategorikan aman dengan syarat tertentu, atau terkendali dengan syarat khusus," ujarnya. 

Selanjutnya, masih kata Dimas yang juga Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut ini, perlu dipertimbangkan risiko dari belajar daring yang terlalu lama bagi perkembangan anak didik. 

"Kita tetap berharap PTM dapat dipercepat agar imbas dari belajar daring dan masalah psikologis anak didik tidak semakin memburuk," pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini