Diduga Melakukan Perusakan dan Penganiayaan, Oknum Ketua DPD IPK Humbahas Masuk Bui

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Tersangka TLB (kiri) dan ILB saat akan ditahan di Ruang Tahanan Polres Humbahas.
dailysatu.com - Oknum Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berinisial TLB ditetapkan sebagai tersangka dugaan perusakan dan penganiayaan oleh Satreskrim Polres Humbahas.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, oknum pemilik usaha bernama "Sinar Kopi" itu langsung ditahan di Ruang Tahanan Polres Humbahas bersama satu orang lainnya berinisial ILB.

Tersangka TLB ditahan atas laporan seorang warga Desa Sipitu Huta, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas bernama Mesdiana Br Purba (Op Rindu) yang mengaku diserang oleh sekelompok orang pada hari Selasa (9/3/2021) lalu sekira pukul 23.30 WIB. 

Laporan wanita lansia itu tertuang dalam Nomor Surat Tanda Terima Laporan : STPL / 26 / III / 2021 / HUMBAHAS, tanggal 10 Maret 2021.

Dalam LP nya, ibu delapan (8) anak itu melaporkan adanya dugaan tindak pidana penyerangan, perusakan dan penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan oleh oknum Ketua Ormas IPK Humbahas berinisial TLB, warga Desa Pandumaan, Kecamatan Pollung bersama puluhan orang rekan-rekannya ke kediamannya.

Akibat perbuatan terlapor, anak korban bernama Irfan Lumban Gaol (26) dan Naswan Lumban Gaol (28) mengalami sejumlah luka lebam akibat pukulan benda tumpul. Tidak hanya itu, kaca dan lampu depan rumah korban juga ikut dirusak puluhan massa yang diduga suruhan oknum ketua ormas tersebut.

"Dia (TLB) datang bersama puluhan teman-temannya sekira pukul 23.30 WIB ke rumah saya dan memaksa masuk tanpa menjelaskan apa-apa. Saya sempat terjatuh di lantai karena didorong mereka. Kemudian anak saya bernama Aswan mencoba menolong saya dan menghempang kembali TLB bersama rekan-rekan nya yang memaksa masuk ke dalam rumah. Namun anak saya ditarik keluar dan dianiaya, " bebernya.

Namun yang paling tidak mereka terima, lanjut dia menguraikan, cucunya (anak dari Infan) yang masih berumur 6 bulan mengalami trauma berat akibat kejadian itu. Dan harus dilarikan ke Klinik terdekat untuk menjalani perawatan sekira pukul 00.30 WIB.

"Kita tidak mengetahui persis apa yang menjadi alasan dia (TLB) bersama kelompoknya melakukan penyerangan terhadap keluarga dan rumah saya. Jadi kita sudah buat laporan ke polisi. Mudah-mudahan kasus ini segera diproses sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku di negara kita tanpa pandang buluh," harapnya.

Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas melalui Kasubbag Humas Bripka Lolo Bako ketika dikonfirmasi awak media via selulernya Selasa (23/3/2021) membenarkan penahanan oknum Ketua Ormas IPK Humbahas tersebut. Kata dia, tersangka bersama satu orang lainnya berinisial ILB ditahan selama 20 hari ke depan sejak tanggal 22 Maret - 10 April 2021.

Lolo menjelaskan, kepada kedua tersangka dikenakan Pasal 170 Subsider 351 & Pasal 406 KUHPidana. (ds/carlos)

Share:
Komentar

Berita Terkini