Diduga Berasal Dari Pembakaran Sampah, Gudang Penyimpanan Alat Berat Nyaris Ludes Dilahap Sijago Merah

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Warga yang tinggal berada di Jalan M. Basir, Lingkungan 31 Kebun bundar, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (15/3/2021) sekira pukul 03.00 dini hari mendadak heboh.

Pasalnya, sebuah gudang penyimpanan alat berat dilahap Sijago merah. Diduga api berasal dari sisa pembakaran sampah yang ada didalam lokasi gudang.

Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil sedan krista BK 1362 DM yang berada didalam gudang turut terbakar.

Beruntung api tak merambat kepemukiman warga sekitar, lantaran dapat dijinakkan oleh  setelah petugas kebakaran.

Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir hingga ratusan juta rupiah.

Dani warga sekitar yang ditemui wartawan mengatakan, saat itu  dirinya bersama beberapa temannya melihat ada gumpalan asap disertai api yang besar.

"Awalnya kami pada saat jaga malam di pos kamling melihat ada gumpalan api yang tinggi dan membesar, kami langsung berlari untuk mengetahui dari mana titik api berasal, ternyata setelah dilihat, api berasal dari dalam gudang penyimpanan alat berat," kata Dani.

Dirinya bersama warga yang lain, mencoba memanggil penjaga gudang yang sedang tertidur didalam gudang.

"Kami sempat teriak - teriak kedalam gudang untuk manggil penjaganya, waktu penjaga keluar api sudah besar dan mulai merambat ketumpuhkan sampah dan ban bekas,"jelasnya.

Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena banyaknya bahan yang mudah terbakar api dengan cepat membesar.

"Api semakin membesar karena banyak ban bekas yang terbakar bang, mobil sedang kijang turut terbakar didalam bang,"ujarnya.

Sementara itu, penjaga gudang Eko (21) yang ditemui tak mengetahui pasti asal api dari mana.

"Kami gak tahu api muncul dari mana bang, kami tahunya kebakaran lantaran warga teriak - teriak kebakaran. Kami memang tadi lagi tidur dibelakang gudang, pas lihat api uda besar aja bang,"cetusnya.

Pengamatan dilokasi, api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian, setelah sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan diterjunkan kelokasi. (Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini