Simpan Narkoba, Agus Dituntut 5 Tahun Penjara

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU), Anwar Ketaren, SH, MH menuntut terdakwa Agus Salim alias Agus 5 tahun penjara saat di persidangan yang digelar di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (25/2/2021).

"Meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Agus Salim selama 5 tahun," ucap JPU Anwar Ketaren dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Hendra Utama Sutardodo, SH, MH.

Selain itu terdakwa Agus juga dituntut membayar denda sebesar Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan. Setelah mendengar tuntutan yang dibacakan JPU, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan.

Mengutip dakwaan JPU menyebutkan, bahwa pada hari Kamis tanggal 03 September 2020 sekira pukul 11.11 Wib terdakwa di hubungi oleh Nino (dpo) dengan menggunakan W.A yang mengatakan, ada rencana abang mau belanja hari in (maksudnya membeli sabu-sabu) dan terdakwa membalas dengan menggunakan W.A dengan perkataan “Sudah ada” dan dijawab lagi dengan Nino “ada,tapi nanti malam bang” lalu terdakwa memesan sebanyak 1 gram dengan sepakat harga Rp.800 ribu. 

Selanjutnya sekitar Pukul 19.00 wib terdakwa berangkat menuju rumah kos Nino dengan menggunakan 1 unit mobil Kijang Inova dengan maksud untuk bertransaksi sabu-sabu. Lalu setelah sampai di rumah kost maka terdakwa menghubungi Nino dengan menggunakan HP dan saat itu juga Nino keluar dari Kotsnya dan menghampiri terdakwa didalam mobilnya. Lalu Nino menyerahkan sabu-sabu sebanyak 2 bungkus dan terdakwa menyerahkan uang sebesar Rp.800 ribu. 

Dan setelah itu, terdakwa pun pergi meninggalkan Nino dan pada saat terdakwa melintas di jalan Sikambing di pinggir jalan maka dengan tiba-tiba mobil terdakwa di hadang oleh petugas kepolisian yang telah mengetahui perbuatan terdakwa, lalu petugas Kepolisian menangkap serta menggeledah mobil terdakwa maka di Console Box di tengah di temukan 2 bungkus plastik klip tembus pandang berisi Narkotika. 

Lalu pada saat diintrogasi maka terdakwa mengakui terus terang perbuatannya dan mengakui bahwa sabu-sabu tersebut berasal dari temannya bernama Nino (DPO), dengan cara membelinya lalu petugas kepolisian tersebut pun membawa terdakwa kembali ke rumah Kots Nino sehingga tidak di temukan lalu Petugas Kepolisian pun membawa terdakwa ke Kantor Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut dan setelah diperiksa dan ditimbang maka sabu-sabu yang diperoleh dari   terdakwa adalah benar merupakan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 gram.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini