Rampok Pengendara di Tol Belmera, Adi Gedat Diberi Hadia Timah Panas

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Seorang sepesialis perampok sopir truk dikawasan Tol Medan Belawan berhasil ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Tersangka yang berhasil diamankan bernama Putra Buana Alias Adi Gedat (28) warga Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan

Tersangka yang dikenal sadis dan tak segan melukai korbannya ini, terpaksa harus menerima timah panas petugas lantaran melakukan perlawan saat akan ditangkap.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. Mhd. R. Dayan, SH, MH didampingi Kasat Reskrim AKP I. Kadek Cahyadi, SIK, SH dalam konferensi presnya, Rabu (17/2/2021) mengatakan tersangka ditangkap lantaran kerap melakukan tindak kejahatan di Jalan Tol Medan Belawan.

"Dia (tersangka - red) ditangkap berdasarkan Laporan Polisi :LP/41/1/2021/SU/SPKT PEL- Belawan tanggal 30 Januari 2021, krena merampok seorang supir saat melintas di Jalan Tol Belawan tepatnya di daerah Kampung Kurnia,"ucap Kapolres.

AKBP Dayan menjelaskan, sebelumnya tersangka bersama beberapa temannya melakukan perampokan terhadap supir mobil Boks  BL 8335 AN yang sedang melintas di Jalan Tol Medan Belawan Desember 2020 lalu.

"Saat korban melintas di Jalan Tol, Tersangka bersama empat temannya (masih diburu) menghentikan kendaraan korban. Para tersangka langsung meminta uang dan barang berharga milik supir dan kernet sambil menodongkan pisau lipat,"cetus Kapolres.

Korban yang merasa jadi korban perampokan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

"Saat melapor ke SPK Polres Belawan korban mengaku kehilangan dua buah Hp, tas dan dompet yang berisi sejumlah uang,"jelasnya.

Berdasarkan laporan korban, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan langsung memerintahkan KBO untuk melakukan penyelidikan.

"Tim mendapat info tentang keberadaan tersangka yang sedang berada dipinggir Jalan Tol Belawan, mendapat info tersebut Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan langsung meluncur kelokasi dan melakukan penangkapan terhadap tersangka,"ujarnya.

"Namun saat akan ditangkap tersangka melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas, terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kiri tersangka,"tambahnya.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah kota hp dan tas berwarna hitam.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara 12 tahun,"tandas AKBP Dayan.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini