Polsek Patumbak Ringkus Pelaku Curanmor Bersama Penadahnya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Unit Reskrim Polsek Patumbak  menangkap pelaku pencurian sepeda motor. Selain pelaku seorang  penadahnya juga diangkut.

Keduanya diringkus di Jalan Sisingamangaraja, Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu 16 Januari 2021 malam yang lalu.

Pelaku pencurian sepeda motor berinisial HS alias Dogol, dan UA alias Usnul sebagai peandahnya. Pelaku diringkus, sempat viral di media sosial.

HS alias Dogol yang merupakan pelaku curanmor, terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawan ketika dilakukan pengembangan.

Kapolsek Patumbak, KompolArfin Fachreza membenarkan adanya penangkapan itu. Pelaku ditangkap tidak sampai satu kali 24 jam.

"Pelaku ditangkap berdasarkan penyelidikan anggota, kami juga mendapatkan rekaman CCTV dan melihat pelaku melakukan aksi pencurian itu didepan toko. Berdasarkan rekaman itulah pelaku bisa kami amankan. Karena pelaku melakukan perlawanan, kami berikan tindakan tegas dan terukur di kakinya," ujat Arfin Fachreza didampingi Kanitreskrim Iptu Philips Purba, Senin (8/2/2021).

Menurut Kapolsek, korban kehilangan sepeda motornya, Sabtu 16 Januari 2021 dan membuat pengaduan 22 Januari 2021. Setelah menerima penangaduan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku.

"Jadi awalnya kami menangkap pelaku Dogol, pelaku kami tangkap setelah menerima laporan korban. Setelah menangkap Dogol, lalu kami lakukan pengembangan dan menangkap penadahnya," sebut Arfin.

Tersangka Dogol menjual sepeda motor itu kepada Usnul harganya Rp 3 juta. Dari pelaku kami temukan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit sepeda motor hasil curian yaitu Honda Beat BK 2482 NAT, kunci letter T, satu helai baju kaos, satu buah sepatu, uang tunai Rp 100 ribu dan satu buah topi.

" Tersangka Dogol di prasangkakan dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan penadah dikenakan pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tandas Arfin Fachreza.(ds/wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini