Penggunaan Anggaran Desa N-3 Aek Nabara Tahun 2020 Dipertanyakan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Honor atau tunjangan untuk anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Perkebunan N-3, Kebun Aek Nabara Selatan (Kanas) PT. Perkebunan Nusantara III (PTPN III), Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran (TA) 2020 Rp.500 ribu/bulannya.

Jumlah anggaran APBDes Pekebunan N-3 Aek Nabara di TA 2020 sebesar Rp. 1.331.707.000 yang diperoleh dari Dana Desa (DD) Rp.784.038.000, Bagi Hasil Pajak (BHP) Rp.36.000.000 dan dari Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.491.567.000 serta dari Lain-lain pendapatan desa yang sah Rp.20.102.000.

Dari papan plank APBDes perkebunan N-3 itu diketahui, ada anggaran Rp.490.371.000 untuk pemerintahan desa. Sedangkan, jumlah BPD sebanyak lima orang yang terdiri dari Ketua, wakil ketua dan seorang seketaris berikut dua orang anggota. 

Seperti yang dikatakan salah seorang anggota BPD perkebunan N-3 menjawab wartawan di kediamanya,Sabtu (20/2/2021) dirinya menerima honor berbeda dari yang lainnya. "Honor yang saya terima sebagai anggota BPD Rp.600 ribu/bulannya, berbeda dengan ketua atau pengurus lainya" ujarnya menjawab wartawan.

Disisi lain, anggota BPD yang juga sebagai Mudin mesjid didesa itu menyebutkan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) untuk warga terdampak pandemi Corona Virus Desiase 19 (Covid-19) sudah disalurkan. Namun, dia tidak dapat menerangkan secara rinci jumlah warga penerima BLT-DD.

Sepengetahuannya, warga yang menjadi karyawan kebun tidak diberikan, yang mendapat pensiunan karyawan dan tetap terdaftar sebagai warga desa N-3, warga penyandang distabilitas. "Pak Erwansyah Jannah bukan karyawan, tetapi mendapat BLT-DD, karena sudah lama dan terdaftar sebagai warga desa N-3" ujarnya sambil menghunjuk rumah warga dimaksud.

Terpisah, Ewansyah Jannah saat ditanya wartawan Sabtu (20/2/2021) apakah dirinya mendapat BLT-DD dari Desa N3, ia terkejut dan menyebutkan bahwa keluarganya tidak pernah mendapat BLT DD dari desa. "Saya terdaftar sebagai warga penerima beras Raskin, kalau sudah mendapat Raskin, tidak dapat BLT-DD," ujar bapak dua anak yang sehari-hari bekerja sebagai buruh deres.

Kepala Desa (Kades) Desa N-3 Sutrisno saat diwawancarai wartawan, Sabtu (20/2/2021) siang dikediamannya menyebutkan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa N-3 sudah disalurkan kepada 29 penerima.

"Bantuan langsung tunai (BLT) Desa N-3 Aek Nabara telah kita salurkan kepada 29 penerima, masker dan Hand sanitezer juga sudah kita berikan kepada masyarakat sebayak 2 (dua) kali,ucapnya.

Namun, saat ditanya anggaran tahun 2020 sebanyak Rp.1.331.707.000 yang diperoleh dari Dana Desa (DD) kemana saja digunakan, salah satunya termasuk belanja pengadaan masker dan Hand senitezer juga anggaran BLT Desa Sutrisno belum bisa memberikan jawaban. "Kalau soal anggaran, itu ada dipembukuan. Saya tidak ingat berapa anggarannya, soalnya harus lihat berkas lagi,"tuturnya.

Anehnya, ada perbedaan jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) Desa N-3 Aek Nabara antara ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). 

Kalau menurut Ketua BPD Desa N-3 saat ditemui dikediamannya, Sabtu (20/2/2021) mengatakan BLT DD Desa N-3 disalurkan kepada 30 orang. Sedangkan anggota BPD menyebutkan sekitar 20 orang. (Ds/zulharahap).

Share:
Komentar

Berita Terkini