Pengerukan Sampah Drainase, DPRDSU Kerahkan 6 Unit Alat Berat & Petugas

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo

 


 

DailySatu.com, Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Ir Parlaungan Simangunsong mengerahkan 6 unit alat berat (3 truk pengangkut sampah, alat pengeruk tanah, truk penyedot lumpur dan excavator mini), 40 orang P3SU (Petugas Prasarana Pembersihan Sarana Umum) Medan bersama warga Tegal Sari Mandala II Tangguk Bongkar V, Medan Denai melakukan pengerukan lumpur dan sampah drainase, guna mengantisipasi banjir di kawasan itu.

"Selama ini di kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala II Tangguk Bongkar V, Kecamatan Medan Denai, drainasenya tersumbat dan terjadi pendangkalan, sehingga air tidak lagi mengalir. Ketika hujan turun, terjadi banjir dan air comberan meluber ke rumah-rumah penduduk," ujar Parlaungan Simangunsong kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021) saat bergotong-royong mengeruk drainase yang tersumbat di Jalan Tangguk  Bongkar V Mandala Medan.

Dari pengamatan wartawan di lapangan, Parlaungan bersama Plh P3SU Kecamatan Medan Denai Syafril Anis Pane SH, puluhan  petugas P3SU dan warga terlihat sangat antusias  mengeruk tanah bercampur lumpur dan sampah dari parit yang tersumbat, kemudian meletakkannya di pinggir jalan, untuk selanjutnya diangkut truk.

Beberapa jam melakukan gotong royong massal, air comberan yang tadinya tersumbat di persimpangan drainase dan gorong-gorong, terlihat mulai mengalir perlahan, sehingga dibantu dengan alat penyedot dari truk sedot lumpur yang sudah disiapkan di lokasi.

"Alat berat ini kita hadirkan dari Dinas Bina Marga Kota Medan bekerja-sama dengan P3SU Medan,  untuk memperlancar drainase dari pendangkalan dan penumpukan sampah, agar  masyarakat terhindar dari terjangan banjir yang selama ini sangat meresahkan warga," ujar Parlaungan.

Namun diakui Ketua AKLI Sumut ini, untuk membebaskan kawasan Tanggug Bongkar V dari ancaman banjir setiap musim hujan turun, tidak cukup hanya dengan bergotong-royong, tapi harus dilakukan normalisasi seluruh drainase di Kelurahan Tegal Sari Mandala II.

"Harus dialokasikan anggaran normalisasi drainase di APBD Medan atau dari dana kelurahan, agar kawasan ini bisa bebas dari banjir, karena paritnya sudah terjadi pendangkalan atau sudah rata dengan aspal, sehingga sedikit saja hujan turun, air comberan menggenangi rumah penduduk," tegasnya.

Dalam kegiatan gotong-royong massal ini, Kepling Jalan Tangguk Bongkar V bersama warga sekitar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Parlaungan Simangunsong yang sudah peduli terhadap keresahan dan keluhan masyarakat dari ancaman banjir, sehingga menggiatkan gotong-royong massal.(sus).

Share:
Komentar

Berita Terkini