Judi Tembak Ikan di Simpang Kwala, Simpang Selayang Dan Pinggiran Sungai Namo Gajah Marak

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dalysatu.com - Judi Tembak Ikan di simpang Kwala tepatnya di Jalan Parang II, dan Jalan Parang III, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, serta dua lokasi lainnya tak jauh dari Simpang Selayang Medan ,seperti di bekas cafe roda dan disebuah warung tepat di seberang pesantren Raudhatul Ar-Hasanah Jalan setia Budi ujung, dan juga di pinggiran sungai Kelurahan Namo Gajah tak jauh dari toko UD JSK Barokah,Kecamatan Tuntungan kian marak.

Bahkan, kawasan pinggiran sungai di sepuratan Jalan Petunia Raya, tepatnya di Lingkungan II, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, disinyalir marak dengan lokasi perjudian.

Kondisi itu membuat sejumlah warga sekitar merasa gerah dan resah.

Pasalnya, setelah sekian lama beroperasi di sana, ketiga lokasi tersebut belum pernah ditindak oleh pihak berwajib. Setiap hari, para penjudi telihat keluar masuk ke lokasi yang memasang mesin ketangkasan tembak ikan itu.

Ironisnya lagi, lokasi-lokasi tersebut hanya berjarak beberapa puluh meter saja dari kantor Lurah, rumah ibadahs seperti mesjid dan tempat pendidikan Pondok pesantren. 

Menurut warga sekitar lokasi, aktifitas judi tembak ikan itu sudah berlangsung selama satu tahun terakhir.

“Ada 5 mesin di sana. Tiga mesin di pinggir sungai atau biasa dibilang di bawah. Dua lagi di atas,” kata salah seorang warga kelurahan Namo Gajah, Minggu (21/2/2021)

Menurut pria itu, seluruh lokasi judi tersebut dikelola seorang pria berinisial "SS",dengan menggunakan merek "SS".

Tak tanggung-tanggung omset judi berkedok ketangkasan tembak Ikan itu disebut-sebut mencapai puluhan juta setiap harinya.

“Seringkali ramai, bisa sampai puluhan juta [rupiah] omsetnya satu hari,” lanjut warga itu.

Ia juga mengaku, hingga saat ini lokasi judi tersebut aman-aman saja, karena sejak buka hingga saat ini, belum sekalipun pihak kepolisian melakukan penggrebekan ke lokasi tersebut. Kawasan itu juga disebut marak dengan peredaran narkoba terutama sabu-sabu.

“Lengkaplah, ada judi sama narkoba,” sebut warga.

Terpisah,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (19/2/2021) sore masih belum memberikan tanggapan sampai saat ini.(ds/Wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini