JPKP Desak Kejari Paluta Tuntaskan Kasus BOK

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas Utara (Kab Paluta) Provinsi Sumatera Utara diminta, untuk segera menuntaskan laporan kasus dugaan korupsi dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan Kab PalutaTahun Anggaran 2019-2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Paluta Dewi Sartika Siregar,SE kepada dailysatu.com, Senin (22/2/2021).

Dewi menyampaikan bahwa, pihak Kejari Paluta sudah melakukan pemanggilan untuk di lakukan pemeriksaan terhadap beberapa Pejabat Dinkes setempat seperti Kabid  dan para Kepala Puskesmas.

Menurut Dewi, anggaran dana BOK ini di duga  di salahgunakan, dirinya menduga ada indikasi bahwa para kapus di paksa menyetor 10 persen di setiap pencairan kepada oknum pengelola BOK DI Dinas kesehatan Paluta.

Di jelaskan, anggaran dana BOK di seluruh Puskesmas se Paluta mencapai sekitar  Rp.26.000.000.000. (Dua Puluh Enam Milyar).

Dewi mengatakan, disinilah kita bisa menguji sampai di mana kualitas, skill penyelidik penegak hukum Kejaksaan Negeri Paluta ini, apakah mampu mengungkap masalah ini atau tidak? tantangnya. 

Dewi juga meminta Kejari Paluta harus serius dan secepatnya bisa mengusut tuntas kasus ini, karena menurutnya, Kejari Paluta di anggap lamban dan bertele tele dalam memproses laporan dugaan korupsi dana BOK ini.

Sebab kata Dewi, sejak dilaporkan awal Nopember 2020 tahun lalu hingga saat ini prosesnya belum tuntas.

Selama kepemimpinan Andri Kurniawan di Kejari Paluta, menurut pengamatan Dewi, baru satu  kasus korupsi (produk baru) yang terungkap di Paluta, "maaf nih" sebutnya ,"Kejari Paluta seperti miskin kinerja?" anggap nya. 

Sementara Kepala Kejari belum bisa di konfirmasi hingga berita ini lending.

Namun, menanggapi dugaan laporan kasus korupsi dana BOK tersebut Kadis Kesehatan

dr. Sri Prihatin KN Harahap mengaku menghormati peroses hukum nya.

"kita menghormati proses hukumnya" sebutnya saat di konfirmasi di halaman kantor Dinas Kesehatan Paluta, Senin (22/02/2021).

Di katakannya, papun yang di sangkakan atau yang di tuduhkan ke pihaknya di lihat ajalah dulu apa hasilnya dari kejaksaan.(Malik)

Share:
Komentar

Berita Terkini