Gaji Kepling dan PHL Pemko Medan Dipotong Sebesar Rp200 Ribu Per Bulan

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo

 

dailysatu.com - Kepala Lingkungan (Kepling) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) di yang bekerja dibawah naungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengeluhkan pemotongan gaji sebesar Rp200 ribu per bulan dari Rp3.200.000,’ per bulan menjadi Rp3.000.000,- per bulan.

"Dalam kegiatan Reses yang dilaksanakan di Jalan Cemara Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, kita menerima keluhan para Kepling dan PHL Pemko Medan yang gajinya dipotong dengan alasan turunnya APBD Medan TA 2021, akibat pandemi Covid-19," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ir Parlaungan Simangunsong saat pelaksanaan reses dewan tahun sidang ke II 2022-2021 yang dimulai dari tanggal 21 Februari 2021 sampai 28 Februari 2021.

Parlaungan mengatakan, bahwa sangat wajar para Kepling dan PHL menyampaikan "keluhan jiwanya" akibat pengurangan gaji ini, karena selama ini juga gaji Rp3,2 juta sangat kekurangan dan tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Tapi alasan Plh Walikota Medan Wiriya Al-Rahman mengurangi gaji Kepling dan PLH ini juga bisa diterima, dikarenakan turunnya APBD, sehingga gaji mereka tidak mungkin mengikuti besaran Upah Minimum Kota (UMK) sebesar Rp3,2 juta.

"Tapi perlu dicatat, akibat diturunkannya gaji Kepilng ini, dikuatirkan akan terjadi penyelewengan oleh oknum-oknum tertentu di masyarakat, sehingga sangat kurang tepat diturunkan, sebab Kepling langsung bersentuhan dengan rakyat atau sebagai ujung tombak pemerintahan di masyarakat," cetusnya.

Harus diketahui, jelas Sekretaris Komisi D DPRD Sumut itu, maraknya kasus korupsi dan penyelewengan di Sumut, tidak terlepas dari kurangnya gaji untuk memenuhi kebutuhan, sehingga pemerintah perlu mencukupi kebutuhan para Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan malah menguranginya.

Sebelumnya dalam kegiatan reses Parlaungan Simangunsong di Jalan Cemara Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota yang dihadiri Darminta Rahmi (mewakili camat), Sekretaris Lurah Teladan Timur Said Hamdani, tokoh masyarakat dan ratusan warga, Kepling Lingkungan 12 H Silitonga juga menyampaikan keluhan para Kepling akibat gaji mereka dipotong Rp200 ribu/bulan.

"Kami baca di koran, gaji kami dipotong dan itu sudah tertuang dalam Surat Edaran No900/0647 tanggal 5 Februari 2021. Melihat kinerja kami seharusnya dinaikkan, tapi kenapa justru dipotong," ujar Silitonga dihadapan Parlaungan dan aparat pemerintah dari kecamatan dan kelurahan. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini