Fraksi NasDem Dukung Langkah Tegas Gubsu Tutup Hiburan malam & Tempat Ngopi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, dr Tuahman Fransiscus Purba mendukung Gubsu Edy Rahmayadi yang mengancam akan menutup tempat usaha malam dan tempat ngopi di Kota Medan jika tetap tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Corona Virus Diaseas 2019 (Covid 19) dan berkumpul hingga larut malam. 

"Sepanjang untuk mencegah penyebaran penularan Covid 19, kita mendukung langkah tegas Edy Rahmayadi menutup usaha malam maupun tempat ngopi yang buka hingga larut," katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (9/2/2021), menanggapi langkah tegas Gubsu untuk menekan penyebaran Covid 19 di Sumut.

Dijelaskan Tuahman, bahwa saat ini kepatuhan masyarakat terhadap regulasi yang telah diterapkan untuk pencegahan penyebaran Corona masih sangat rendah, apalagi ditempat-tempat hiburan malam dan tempat ngopi, sehingga angka terpapar Covid 19 di Medan semakin meningkat. 

"Maka dari itu diperlukan langkah tegas dari instansi yang menangani hiburan malam dan tempat-tempat tongkrongan untuk ngopi dan bekerjasama dengan Satgas Penanganan Covid 19 Sumut, agar para pemilik usaha bisa memberikan himbauan kepada pengunjung untuk mematuhi Prokes," tuturnya. 

Akan tetapi alangkah baiknya, lanjut Tuahman, sebagai langkah awal harus dilakukan peringatan terhadap pemilik usaha hiburan malam atau tempat ngopi tersebut, bukan langsung bertindak tegas menutup, karena disaat Pandemi Covid 19 ini merebak, masyarakat dan pengusaha juga mengalami krisis ekonomi. 

"Dinas Pariwisata sebaiknya terlebih dahulu memberikan sosialisasi secara berkesinambungan terhadap para pengusaha hiburan malam dan tempat ngopi, agar mematuhi Prokes dan batas waktu jam operasional," cetusnya. 

Jika ada yang melakukan pelanggaran, masih kata Tuahman, Dinas Pariwisata dan Satgas Covid 19 memberikan surat teguran pertama, kedua dan ketiga. Kalau tidak diindahkan, segera jalankan instruksi Gubsu dengan menutup tempat usaha malam yang membandel tersebut. 

"Maksud kita, organisasi perangkat daerah (OPD) harus bekerja sesuai dengan Tupoksi mengawasi seluruh kegiatan usaha dan tempat ngopi yang tidak mematuhi Prokes, jangan dibiarkan Gubsu bekerja sendiri untuk meminimalisir dari ancaman Virus Corona," pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini