Disperdagrin Gunungsitoli Berharap Persoalan Pasar Idanoi Terselesaikan Dengan Baik

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Yurisman Telaumbanua, mengungkapkan pengoperasian Pasar Idanoi terkendala klaim kepemilikan surat hak milik (SHM).

Klaim itu disampaikan sekelompok orang saat Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Disperdagrin mulai mengoperasikan Pasar Rakyat Idanoi awal Maret Tahun 2020.

Demikian diungkapkan Yurisman kepada dailysatu.com, Minggu (7/2/2021) melalui pesan WhatsApp.

Diterangkan dia, Januari Tahun 2020 Disperdagrin melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap pedagang di pasar tradisional Humene untuk kemudian direlokasi ke Pasar Rakyat Idanoi.

Sebab, rencananya pada awal Maret Tahun 2020 Pasar Rakyat Idanoi mulia dioperasikan. Namun saat hendak dioperasikan, sekelompok orang datang lalu memblokir akses jalan masuk menuju lokasi Pasar Rakyat Idanoi dengan menggunakan batu dan kayu.

"Pemerintah daerah sempat menempuh upaya negosiasi, tetapi alot. Itu karena sekelompok orang yang mengkalim berkeras jika lahan tempat berdirinya Pasar Rakyat Idanoi milik mereka dengan bukti SHM", ujar Yurisman.

Melihat kondisi tersebut, akhirnya Pemerintah Kota Gunungsitoli menempuh jalur hukum dengan menyampaikan laporan resmi ke Polres Nias.

"Kami berharap, persoalan ini dapat segera terselesaikan. Sehingga Pasar Rakyat Idanoi bisa dioperasikan", kata Yurisman. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini