Bupati Simalungun Disuntik Vaksin Sinovac

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Simalungun. Penyuntikan perdana itu menjadi tanda dimulainya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Simalungun.

Penyuntikan vaksin perdana ini dilakukan oleh Vaksinator dr. Sahdra Saragih spesialis paru.

Penyuntikan vaksin sinovac pada Bupati dilakukan di Rumah Sakit Tuan Rondahaim, Batu 20, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun pada, Senin (1/2/21) sekitar pukul 11:00 WIB.

Selain Bupati Simalungun, peyuntikan vaksin perdana hari ini, juga diikuti oleh Forkopimda Simalungun, yakni Dandenpom Pematangsiantar Binson Simbolon, Danrindam Waston Purba, Dandim 02/07 Simalungun Roly Souhuka.

Kemudian, Kepala Kejaksaan Simalungun Gloria Sinuhaji, Ketua PN Simalungun Abdul Hadi Nasution, Kapolres Simalungun Agus Waluyo, Sekretaris Daerah Mixnon Simamora, dan mewakili DPRD Simalungun Samrin Girsang, kemudian diwakili beberapa toko agama dan toko masyarakat.

Jopinus Ramli Saragih mengatakan, setelah divaksin satu jam lebih, dirinya tidak merasakan reaksi apapun dan mengatakan bahwa vaksin tersebut aman dan halal.

Kabupaten Simalungun sendiri telah menerima sekitar 4.630 vial vaksin sinovac. Untuk tahap pertama, sendiri akan disuntikkan kepada tenaga medis yang berjumlah sekitar 2 ribu orang.

"Vaksinasi hari ini berjalan serentak di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Simalungun, jadi kita himbau kepada masyarakat tidak perlu takut, jangan kwatir, vaksin ini aman dan halal" ucap Bupati Simalungun JR Saragih.

JR Saragih menerangkan, jika nantinya ada efek seperti demam atau meriang, hal itu adalah hal yang biasa dan tidak akan membahayakan diri.

"Kalaupun nanti ada efek seperti meriang, demam atau yang lainnya, itu adalah hal biasa, namanya juga ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh kita, mungkin tubuh kita tidak menerima, tetapi itu pun tidak akan membahayakan diri kita" ucap JR Saragih.

Untuk tahapan selanjutnya, JR Saragih mengatakan pihaknya masih mendata jumlah masyarakat yang akan disuntikkan vaksin covid-19.(ES) 

Share:
Komentar

Berita Terkini