Biadab!!! Ayah Badau Cabuli Anak Kandung Selama 4 Tahun

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

dailysatu.com- SS (61),seorang  ayah kandung yang tinggal di Kec Bandar Pasir Mandoge Kab Asahan, tega mencabuli putri kandungnya yang masih belia hingga berulang kali.

Mirisnya, korban Melati (16) dicabuli oleh SS  kali pertama dilakukan dirumahnya pada Bulan Juli tahun 2016 sekira pukul 22:00 Wib. Dimana saat itu, korban dan pelaku sedang nonton tv dirumah tanpa ada ibu kandung korban dirumah.

Tidak senang dengan perbuatan bejat  suaminya,SA (48) Ibu kandung korban langsung melaporkan perbuatan suaminya ke unit UPPA Polres Asahan. Bapak bejat ini pun langsung diringkus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Asahan.

Kapolres Asahan,AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK yang didampingi Kasat Reskrim,AKP Rahmadani SH MH dalam konferensi persnya,Rabu (17/2) sekira pukul 16:30 Wib, mengatakan pihaknya mengamankan tersangka setelah mendapat laporan dari ibu kandung korban yang keberatan dengan sikap pelaku selakiu ayah kandung yang tega mencabuli putrinya.

"Setelah dapat laporan dari ibu korban. Kami langsung mengamankan pelaku dirumahnya pada tanggal 2 Februari 2021," tegas Kapolres Asahan dalam konferensi pers yang didepan wartawan di Mapolres Asahan.

Dijelaskan Nugroho Dwi Karyanto, pelaku SS pertama kali melakukan aksi bejatnya di ruang TV rumahnya pada Bulan Juli tahun 2016 sekira pukul 22:00 Wib berulang kali dilakukan pelaku. Dimana saat itu korban Melati mengatakan pada pelaku, "Jangan Yah," ujar korban pada pelaku,yang dijawab pelaku Enggak Apa Apa,Enggak Ayah Apa Apain Kau,"ujar pelaku pada korban.

Setelah itu,kata Kapolres, terakhir kalinya dilakukan tersangka pada tanggal 10 Oktober 2020 sekira pukul 13:00 Wib ,di dalam kamar korban sendiri.

"Motif pelaku menyetubuhi korban yang merupakan anak kandungnya, dengan cara memberi iming-Imingi dan pelampiasan nafsu saja," ujar Kapolres.

Sementara, pelaku SS yang dikonfirmasi wartawan saat Pres Realese, mengaku khilaf dan karena nafsu melakukan perbuatan yang menggagahi anak sendiri.

" Saya khilaf dan karena nafsu melakukan perbuatan itu. Saya sangat menyesal dan minta maaf pada seluruh keluarga,karena membuat malu seluruh keluarga," ujar pelaku dengan nada sedih didepan Kapolres dan seluruh wartawan.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini