3.400 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Taput

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Kepala Dinas Kesehatan Taput, Alexander Gultom
dailysatu.com - Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), direncanakan akan dilakukan pada Jumat 05 Februari dan Sabtu 06 Februari 2021. 

Orang pertama yang akan divaksin adalah Bupati Taput, Nikson Nababan, Forkopimda, tokoh agama yaitu ketua MUI, Ephorus HKBP, kemudian Ketua PKK dan tokoh masyarakat.

“Vaksin Sinovac sebanyak 3.400 vial telah tiba dini hari tadi. Saat ini disimpan di Kantor Dinas Kesehatan Taput,” kata Kepala Dinas Kesehatan Taput, Alexander Gultom, Rabu (03/02/2021), di Kantornya.

Dijelaskan Alexander Gultom, vaksin Sinovac sudah tiba di Taput, sekira pukul 03.00 Wib dini hari tadi. Vaksin tersebut telah dijemput dari gudang farmasi kesehatan provinsi Sumut dengan pengawalan dari aparat kepolisian.

Direncanakan, pencanangan vaksin akan dilakukan di rumah dinas Bupati dengan melibatkan tim satuan tugas Covid-19 Taput. Selanjutnya vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan pada Sabtu tanggal 6 Februari 2021.

“Untuk penyuntikan vaksin akan melibatkan empat orang dokter dari Dinas Kesehatan yang sudah dilatih sebagai vaksinator,” ujar Alexander Gultom.

Lebih lanjut dikatakannya, pasien yang tidak bisa disuntik vaksin Sinovac berdasarkan pertanyaan dan keterangan yang dicantumkan, terdiri dari 16 item. Diantaranya adalah, terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil atau menyusui, mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir, memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya (untuk vaksinasi ke-2), menderita penyakit jantung.

Kemudian, Menderita penyakit autoimun sistemik, menderita penyakit ginjal, menderita penyakit Reumatik Autoimun, menderita penyakit saluran pencernaan kronis, menderita penyakit kanker, kelainan darah, apabila berdasarkan pengukuran tekanan darah didapati hasil 140/90 atau lebih, menderita HIV dengan angka CD4 kurang dari 200 atau tidak diketahui. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini