Ratusan Hecktare Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Tanjung Medan Diduga Tidak Memiliki IUP

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Razman asisten orang kepercayaan pemilik kebun saat diwawancara wartawan
dailysatu.com - Rantusan Hecktare perkebunan kelapa sawit disebut-sebut dimiliki, dikuasai dan diusahai oleh inisial AW yang berada diwilayah Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) diduga kuat tidak memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B).

Informasi kepemilikan perkebunan diatas skala tertentu tersebut, diketahui saat ketika ditemui beberapa karyawan perkebunan kelapa sawit yang disebut-sebut dimiliki AW tepatnya diperkebunan lahan 3 (tiga) pada, Senin (4/1/2021) sekira pukul 11:46 wib. 

"Kebun ini milik pak Aw, luas lahan kelapa sawitnya saja kurang lebih 300 Hecktare gitu la, lain kebun karetnya lagi.Kalau soal penerimaan karyawan sepertinya tidak ada lagi pak, karena karyawan untuk manen sudah cukup. Tapi, kalau karyawan untuk deres kanyaknya masi dibutuhkan atau kurang. Biar jelas, ada atau tidak penerimaan, bagus bapak jumpai aja pak Asisten Razwan,"sebut beberapa karyawan sembari menunjuk jalan arah kekantor asisten Razwan.

Namun, ketika dipertanyakan (karyawan-red) bekerja, apakan perkebunan kelapa sawit tempatnya kerja memiliki PT atau tidak, beliau menjawab kalau PT nama pemilik kebun.

"Yang saya tau pak PTnya PT Awi suzuki, itu saja," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan Razwan asisten perkebunan kelapa sawit pada, Senin (4/1/2021) sekira pukul 12:15 wib ketika dipertanyakan terkait kepemilikan perkebunan kelapa sawit yang luasnya diduga mencapai lebih dari 300 Hecktare yang disebut-sebut dimiliki, dikuasai dan diusahai berinisial AW membenarkan hal tersebut.

"Benar pak, kebun ini milik pak Aw, pak Aw jarang kemari. ya, kalau saya kepercayaannya,"aku nya.

Lebih lanjut, Razwan menjelaskan, kalau manen harganya borongan semua, gak ada gaji bulanan. Gaji bulanan uang sayur la Rp.300.000/bulannya itupun kalau full ya. Beras 30 kg/bulan bagi yang sudah berkeluarga, kalau masi lajang beras hanya 15 Kg/bulan. 


Sementara itu, ditempat terpisah  Kepala bidang (Kabid) Pelayanan Perijinan pemerintahan pembangunan Andi harahap saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021) di kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Labuhanbatu terkait izin perkebunan tersebut mengatakan kebun tersebut tidak memiliki izin. "Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) nya tidak ada,"sebut Andi Harahap.

Sedangkan AW yang disebut-sebut pemilik perkebunan kelapa sawit pada, Senin (11/1/2021) sekira pukul 14:36 wib saat dikonfirmasi melalui telpon dengan nomor 0811622XXX mengakui bahwa perkebunan kelapa sawit yang berada diwilayah Desa Tanjung Medan adalah miliknya dan memiliki IUP.

"Benar, perkebunan itu milik saya. Luasnya 60 hectare, ada 3 (tiga) tempat beda-beda. Izin Usaha Perkebunannya ada," ucapnya. (Ds/zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini