Polres Madina Gagalkan Peredaran Ganja Sebanyak 570 Kg

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Perang terhadap narkoba terus dilakukan oleh Polres Madina dan jajaran, komitmen ini ditunjukan dengan digagalkannya peredaran narkoba jenis Ganja sebanyak 570 kg.

Hal ini disampaikan Kapolres Madina Horas Tua Silalahi, SIK., M.Si yang didampingi oleh Kabag Ops Kompol Toni Irwansya, S. H dan  Kasat  Reserse Narkoba  AKP Manson Nainggolan, SH, MH serta Kasubbag Humas AKP Usu Supriatna saat menggelar press realese pengungkapan kasus narkotika bertempat di Lapangan Mapolres Mandailing Natal (Madina), Selasa (26/01/2021).

Dihadapan awak media Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi  mengatakan,  pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi dari masyarakat tentang  adanya transaksi narkoba jenis Ganja antar Provinsi yang diduga dilakukan oleh  laki – laki dengan inisial IN.

“Berdasarkan  informasi tersebut, Tim Opsnal Polres Mandailing Natal (Madina) langsung melakukan  penyelidikan dilapangan dan pengintaian selama 15 hari sejak tanggal 08 Januari 2021 sampai dengan tanggal 22 Januari 2021, dari hasil penyelidikan pada hari Jum'at (22/01/2020 ), pukul 14.00 Wib, tepatnya di pinggiran Jalinsum, Kelurahan Laru Lombang, Kec. Lembah sorik Marapi, tim berhasil mengamankan pelaku IN (19),"ucapnya.

Pada saat melakukan penangkapan terjadi perlawan, sehingga tim melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh pelaku dengan terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki bagian luar.

"Pelaku terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku, karena pelaku mencoba melakukan perlawan saat akan ditangkap," jelasnya.

Lanjut Kapolres, dari hasil  pengangkapan tersebut selain mengamankan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti.

"Dalam penangkapan tersebut tim berhasil amankan 570 Kg daun ganja kering siap edar, selain Daun Ganja Kering tim juga berhasil amankan 2 pucuk senjata rakitan/ loccot dan 1 unit mobil truck jenis fuso dengan nopol BA 9799 PD," ucap AKBP Horas Tua Silalahi.

"Adapun Pasal  yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Subs Pasal 115 ayat (2) Jo Psal 132 Ayat(1) dan Pasal 131 Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009, tentang  Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 Tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati," tambahnya Kapolres.

Dalam  kesempatan tersebut, Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat  khususnya masyarakat Mandailing Natal (Madina) agar menjauhi segala bentuk jenis penyalahgunaan Narkoba. (Yogi)

Share:
Komentar

Berita Terkini