Poldasu Janji Tindaklanjuti Lapak Judi di Komplek Asia Mega Mas dan Jalan Danau Singkarak Medan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Mukhtar Lutfi Pohan, S.HI
dailysatu.com - Lapak perjudian modus ketangkasan menggunakan mesin Tembak Ikan di kawasan perumahaan elit Komplek Asia Mega Mas, Kecamatan Medan Area dan di Jalan Danau Singkarak yang notabenenya kawasan pemukiman ramai penduduk, Kecamatan Medan Barat, ramai jadi pergunjingan.

Sebab, aksi kejahatan semakin menjadi dikarenakan banyaknya pemain menghabiskan uangnya disana. Warga pun resah, sebab tak sedikit keluarga mereka terkontaminasi.

"Kami takut, anak-anak dan keluarga kami terpengaruh bermain judi. Apalagi, angka pencurian tinggi. Biasanya mereka menggunakan segala cara untuk mendapatkan uang, termaksud mencuri. Salah satu faktornya adalah narkoba dan perjudian," kata, Lina salah seorang ibu rumah tangga yang meminta perjudian dikawasan Jalan Danau Singkarak ditindak polisi, Minggu (17/1/2021).

Apa lagi, sambung dia, saat ini di massa Pandemi Covid-19. Ekonomi yang dia rasakan cukup menyulitkan. "Usaha dagangan kami jelas berkurang di massa Pandemic ini. Jadi janganlah keluarga atau suami kami ikut terpengaruh. Kami sebagai masyarakat memohon kepada pihak kepolisian agar kiranya memberantas perjudian itu," ujarnya lagi sembari mengaku pernah menerima laporan kalau suaminya pernah diajak ikut bermain judi Tembak Ikan tersebut. 

Mukhtar Lutfi Pohan, S.HI, menyebut, kekhawatiran warga masyarakat akan keberadaan lapak judi yang sangat meresahkan itu dianggap hal yang wajar. Sebab, menurut pria berkacamata yang berprofesi sebagai pengacara ini mengaku perjudian merupakan salah satu penyakit masyarakat.

"Jadi, penyakit masyarakat yang namanya judi ini bisa menular. Maka dari itu, kita minta pihak kepolisian maupun TNI sebagai penegak hukum yang berwenang, supaya bisa membantu masyarakat untuk menindak keberadaan lapak judi itu, karena itu sumbernya," tegas Muchtar.

Almuni IAIN-SU ini juga berharap kepada penegak hukum agar segera merespon cepat keluhan warga, agar citra baik pihak kepolisian dan TNI masih melekat dihati warga. Dia juga meminta supaya pihak kepolisian bertindak tegas terhadap bandar dan pengelola lapak judi tersebut agar menimbulkan efek jera dimasa selanjutnya.

"Sebagai efek jera, kita berharap oknum penegak hukum menindak pengelola dan penyedia serta bandar dari lapak judi tersebut," tandasnya.

Diketahui, keberadaan lapak judi Tembak Ikan yang beralamat di Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat, berada dikawasan hukum Kepolisian Sektor Medan Barat, Polrestabes Medan, Polda Sumut. Diduga para pengelola bisa meraup ratusan juta rupiah perhari dari pemain judi disitu.

Keberadaan lapak judi di Komplek elit Asia Mega Mas, wilayah hukum Polsek Medan Area juga tak kalah menterengnya. Dalam sehari, judi Tembak Ikan dan diduga juga disediakan judi mesin jeckpot di tempat itu bisa melebihi seratusan juta dalam sehari. 

Sayangnya, pihak Polsek maupun Polrestabes Medan seakan tak berani atau melakukan pembiaran atas beroprasinya judi tersebut. Pasalnya, keberadaan judi yang juga membuat para pemain berkumpul tanpa mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) sudah berjalan beberapa bulan, namun belum juga diberantas.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Poldasu), Kombes Pol Hadi Wahyudi, SIK, SH ketika dikonfirmasi terkait keresahan masyarakat akan keberadaan lapak judi Tembak ikan di Komplek Asia Mega Mas dan di Jalan Danau Singkatan Kota Medan, mengaku akan segera menindak lanjutinya. 

"Terima kasih atas infonya, kita segera tindaklanjuti," kata Kabid Humas Poldasu kepada awartawan, Minggu (17/1/2021) siang.

Kombes Pol Hadi Wahyudi berjanji, Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akan berkoordinasi dengan Polsek dan Polrestabes Medan guna menyelidiki keberadaan lapak judi tersebut.

"Kita koordinasikan dengan Polsek dan Polrestabes. Sesuai perintah tegas Kapolda Sumut untuk menindak tegas setiap perjudian dalam bentuk apapun," tegasnya. (ds/wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini