Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal Ditembak Polisi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Weli Sandiko Hutabarat (23) warga Jalan Rajawali Kota Medan ini harus berjalan pincang lantaran kaki sebelah kiri ditembus timah panas polisi.

Remaja yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini, ditangkap oleh Satreskrim Polsek Medan Labuhan lantaran melakukan tindakan pembegalan terhadap seorang remaja bernama Muhammad Arif Abil warga Marelan di Jalan KL. Yos Sudarso Kel. Kota Bangun Kec. Medan Deli pada, Minggu (10/01/2021).

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari melalui Kanit Reskrim Iptu Andi Rahmadsyah saat dihubungi wartawan, Senin (11/01/2021) membenarkan pihaknya ada menangkap tersangka pencurian dengan kekerasan.

"Iya bang, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 20 / I / 2021 / SU / PEL-BELAWAN / SEK M. LABUHAN," ucapnya.

Iptu Andi menjelaskan, sebelumnya tersangka bersama rekan - rekannya melakukan pembegalan terhadap korban di Jalan KL. Yos Sudarso, Kel. Kota Bangun.

"Korban saat itu hendak pulang kerumahnya dengan mengendarai motor metik Honda jenis Scopy BK 5324 ABY saat melintas di TKP tersangka bersama teman - temannya langsung mengejar korban dan melakukan penganiayaan dan selanjutnya merampas motor korban," jelas Iptu Andi.

Merasa jadi korban kejahatan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi didampingi Bibinya, lantaran motor yang dipakai milik bibinya

"Begitu menerima laporan korban, Satreskrim Polsek Medan Labuhan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik tersebut, kita mendapati ciri - ciri tersangka," cetus Kanit.

"Tersangka kita tangkap di Jalan Pasar-V Dusun Salak Desa Tembung Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang dari tersangka kita peroleh barang bukti satu unit motor scopy BK 5324 ABY," cetus Iptu Andi.

Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku bersama teman - temannya   telah merampas motor korban.

"Saat hendak melakukan pengembangan terhadap tersangka lain.Tersangka menyerang petugas dan terpaksa kita beri tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kiri tersangka,"jelas Kanit.

"Untuk rekan - rekan pelaku masih kita lakukan pengejaran, sedangkan untuk tersangka kita jerat pasal 365 KUHPidana dengan hukuman penjara 5 tahun," tandas Iptu Andi.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini