Ini Salah Siapa....Pajak Tradisional Tanjung Beringin Jorok Dan Berserak

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Jorok dan berseraknya pajak tradisional Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi polemik dan perbincangan hangat dimasyarakat sekitar Tanjung Beringin. Pasalnya, masalah sampah masih menjadi titik utama dari kesemerautan Pasar Tradisional Tanjung Beringin, Desa Pekan Tanjung Beringin.

Pantauan Awak media dilapangan, sampah yang berasal dari sisa-sisa bahan dari pedagang Pasar Tradisional Tanjung Beringin masih terlihat di pojok jalan disekitaran pasar sempit tempat lalu lalang pembeli di pasar yang semestinya di khususkan sebagai pejalan kaki.

"Terkesan jorok dan berserak gambaran pasar ini sudah menjadi pemadangan sehari-hari ditengah aktifitas jual- beli para pedagang. Petugas pun tidak bisa berbuat banyak, selain petugas yang sedikit, lokasi tempat pembuangan sampah sementara juga tidak tersedia. Pedagang hanya bisa mengumpulkan sampahnya masing-masing yang daya tampung sampahnya terbatas. Sehingga sampah yang penuh, sebagian akan berserakan lagi akibat tersenggol oleh orang atau kenderaan yang melintas," ungkap salah satu pedagang kepada Wartawan, Rabu (27/1/2021) pagi.

"Petugas kebersihan baru bekerja jika mobil sampah datang dan kembali dikumpulkan sampah yang berserakan ke bakul-bakul sampah untuk di angkut ke mobil sampah,"ungkanya lagi.

Kita para pedagang berharap agar pemerintah mencari jalan solusinya, supaya bagai mana pasar ini bisa nyaman tanpa ada sampah di mana-manasementara iyuran kebersihan setiap hari dikutip seribu rupiah ke pedagang.(ds/putra)

Share:
Komentar

Berita Terkini