Diduga Ratusan Hecktare Perkebunan Kelapa Sawit Diwilayah Desa Batu Tunggal Disinyalir Tidak Memiliki IUP

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Rantusan Hecktare perkebunan kelapa sawit disebut-sebut dimiliki, dikuasai dan diusahai oleh inisial B yang berada diwilayah Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), diduga kuat tidak memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B).

Informasi kepemilikan perkebunan diatas skala tertentu tersebut diketahui saat ketika ditemui karyawan perkebunan kelapa sawit pada, Jum'at (8/1/2021) sekira pukul 10:48 wib diperumahan kariyawan perkebunan kelapa sawit disebut milik inisial (B).

"Kebun ini milik pak B, luasnya kurang lebih 300 Hecktare gitu, pak Buntet tinggal diranto," Sebut karyawan yang tidak disebutkan namanya.

Lebih lanjut dikatakannya, kalau mau jumpa sama Karani atau asisten kebunnya datang aja kekantornya.

"Kalau jam segini pak Norman asisten kebun pak B masi keliling, kalau mau kesana jam istirahat aja pasti jumpa,"jelasnya.

Norman selaku asisten perkebunan kelapa sawit terkait kepemilikan perkebunan tersebut ketika ditemui, Jum'at (8/1/2021) sekira pukul 13:09 wib dikediamannya. "Kebun ini milik pak B luas perkebunan kelapa sawitnya 150 Hecktare. Lain yang sudah direflanting dan ada juga tanaman karetnya,"ucap Norman.

Norman menjelaskan, karyawan tetap diperkebunan miliknya B ada 24 orang. 9 orang karyawan panen, 15 orang karyawan deres. Sedangkan buruh harian lepas (BHL) sebanyak 18  orang.

Saat dipertanyakan apakah perkebunan miliknya B memiliki PT, Norman mengatakan perusahaan tersebut milik PT. "Perkebunan ini PT. KAS,"ujarnya.


Sementara itu, B yang dihubungi wartawan melalui telpon dengan nomor 0811622XXX pada, Selasa (19/1/2021) sekira pukul 11:57 wib membenarkan bahwa perkebunan itu adalah miliknya.

"Benar, luasnya 100 Hecktare lebih gak sampek 200 Hecktare. Ada masalah, apa masalahnya. Kurasa, sebagai wartawan gak sampek dalami itu. Pokoknya, saya tidak melanggar peraturan pemerintah, itu aja. Tanyak saja sama Norman kalau gitu, kalau tak ada izin saya sudah ditangkap,"ucapnya.

Sebelumnya, tepatnya pada, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 12:00 wib Kepala bidang (Kabid) perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Azhari Pasaribu ketika dikonfirmasi diruang kerjanya sebagaimana diucapkan Norman bahwa perkebunan dimana (dia-red) bekerja adalah PT.KAS tidak terdaftar diperizinan Labura.

"Izin Usaha Perkebunan (IUP), perkebunan PT.KAS yang ada di Desa Batu Tunggal tidak terdaftar disini,"ucap Azhari Pasaribu diruang kerjanya. (ds/Zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini