Diduga AS Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Tanjung Medan Gelapkan Pajak

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Puluhan Hecktare perkebunan kelapa sawit yang berada diwilayah Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), sebagaimana surat keterangan nomor: 470/011/Sekr/2021 menerangkan sesuai dengan Daftar Himpunan Keterangan dan Pembayaran (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Objek Pajak, nama Wajib Pajak dan Pajak Terhitung hanya 8 orang. Namun, kedelapan wajib pajak itu merupakan milik AS.

"SPPT PBB kedelapan wajib pajak itu, pajaknya dibayarkan S Sepengetahuan saya sebagai kepala Desa, AS memiliki lahan perkebunan kelapa sawit 60 Hecktare lebih. Kalau dihitung pajaknya tidak lebih dari Rp 1 juta dan perkebunan kelapa sawit itu berada disilayang-layang dusun Sigabu, Desa Tanjung Medan," sebut Julham Rambe Lewat Suket nomor 470/011/Sekr/2021.

Puluhan Hecktare perkebunan kelapa sawit milik AS yang berada di Desa Tanjung Medan sebagaimana diterangkan dalam surat keterangan nomor 470/011/Sekr/2021 diduga AS gelapkan pajak perkebunan kelapa sawit miliknya.

Pasalnya, dalam surat keterangan itu diterangkan bahwa AS memiliki perkebunan kelapa sawit di silayang-layang dusun Sigabu, Desa Tanjung Medan 60 Hecktare lebih. Namun, setelah dihitung luas lahan dalam surat keterangan tersebut hanya seluas 18,4 Hecktare. 

"Setelah kita ceck, sebagaimana disampaikan kepala desa lewat surat keterangannya dalam daftar DHKP pajak bumi dan bangunan Desa Tanjung Medan yang menerangkan bahwa nama-nama 8 (delapan) orang dalam surat itu hanya membayar pajak lahan seluas 18,4 Hecktare," ujar Muslih, SH,MM Kepala Badan (Kaban) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selasa (19/1/2021).

Lebih lanjut Kaban Pendapatan itu mengatakan, menurut surat keterangan, berarti ada pajak yang tidak dibayarkan. Karena menurut Suket 60 Hecktare lebih yang dibayar hanya 18,4 Hecktare. Oleh sebab itu, pihaknya akan kelokasi meninjaunya langsung.

Diberitakan sebelumnya, AS yang disebut-sebut pemilik perkebunan sebagaimana yang disampaikan oleh kariyawan dan asistennya yang bekerja dikebun itu membenarkan bahwa perkebunan kelapa sawit itu miliknya.

"Benar, perkebunan itu milik saya. Luasnya 60 hectare, ada 3 (tiga) tempat beda-beda. Izin Usaha Perkebunannya ada" Aku nya pada Senin (11/1/2021) sekira pukul 14:36 wib ketika dikonfirmasi melalui telpon dengan nomor 0811622XXX. (ds/Zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini