Ratusan Rumah Di Simpang Empat Banjir,Air Setinggi Lutut Orang Dewasa

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com-Ratusan rumah warga di Dusun IX, Desa Simpang Empat, Kec Simpang Empat Kab Asahan,terendam banjir setinggi lutut orang dewasa,Rabu (2/12). Akibatnya, warga tidak bisa beraktivitas sebagaimana biasanya dikarenakan banjir yang melanda.


Pantauan wartawan dilokasi banjir, melihat sejumlah rumah warga habis terendam oleh air yang menggenangi perkarangan dan rumah setinggi lutut orang dewasa.


Bahkan, sejumlah perkebunan dan sawit serta ternak warga terlihat terendam banjir. Selain itu,sejumlah akses jalan juga digenangi oleh air yang berwarna kehitaman.


Terpisah,Sumarsah (57) salah seorang warga Dusun IX yang ditemui wartawan,Rabu (2/12) dilokasi banjir, menyebutkan jika banjir menggenangi dusun nya sudah terjadi setengah bulan.


"Banjjr yang melanda Dusun di Simpang Empat ini, sudah setengah bulan lalu terjadi. Bahkan,air banjir dikarenakan derasnya curah hujan yang kerap turun. Kami jadi sudah terbiasa menghadapi nya," ujar Sumarsah.


Dikatakan Sumarsah,selain Dusun IX, terdapat Dusun XIII yang juga tergenang air, diperkirakannya terdapat lebih dari 30 kepala keluarga yang menetap di Dusun XIII.


"Bukan disini saja, di Dusun ujung sana juga ada, ada 30 keluarga lagi itu disana yang terendam banjir," katanya.


Namun begitupun,kata Sumarsah, Jalan untuk menuju ke Dusun XIII sudah tidak dapat lagi dilalui oleh kendaraan bermotor dikarenakan jalan sudah terputus dikarenakan tergerus air.


"Ini kalau pagi, didepan rumah banyak sepeda motor yang terparkir. Itu punya warga Dusun XIII. Bahkan,saat ini warga Dusun XIII beraktivitas menggunakan perahu milik pribadi," jelasnya.


Sementara, Kepala Desa Simpang Empat, Yafit Ham Marpaung yang dikonfirmasi wartawan, melalui selulernya,menjelaskan sebelum banjir terjadi, tanggul yang berada di Sungai Asahan memang jebol. Namun saat ini sudah di benahi. 


"Banjir itu selain karena hujan deras terus turun,tanggul jebol juga jadi penyebabnya. Sudah ditempel, ini kalau tanggul ya jebol Desa Simpang Empat itu sudah seperti lautan Air bah masuk.


Untuk mengatasi keluhan warga,kata Yafit Ham Marpaung, pihak desa hanya mampu mengkordinasikan kepada pihak yang terkait. 


"Saya hanya bisa melaporkan hal itu ke Camat, dan saya juga sudah lapor ke BPBD Kabupaten Asahan. Saya juga sudah minta bantuan mereka. Agar segera mengatasi banjir di desa kami ," ujarnya.(Hendri)

Share:
Komentar

Berita Terkini