Mahyaruddin: Perlu Kerjasama Yang Baik Antar Instansi Atasi Persoalan Bencana di Sumut

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

 

dailysatu.com - Wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, Mahyaruddin Batubara SE mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan kepala daerah yang wilayahnya terkena bencana alam agar segera menurunkan tim tanggap darurat yang untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam banjir dan tanah longsor dibeberapa daerah di Sumut, seperti di Kabupaten Asahan, Deli Serdang, Kota Medan dan Kota Tebing Tinggi.  

Mahyaruddin juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provsu dan kabupaten/kota beserta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Basarnas untuk sigap dan cekatan dalam melakukan evakuasi masyarakat yang terkena dampak bencana seperti mendirikan tenda-tenda darurat, dapur umum serta toilet umum bagi masyarakat yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir.

“BNPB dan Basarnas juga harus turun ke lokasi-lokasi bencana di Sumut guna mempercepat pengevakuasian warga yang terkena becana dan pemulihan lokasi. TNI/Polri juga diminta agar turun untuk menjaga keamanan rumah-rumah warga yang mengungsi akibat bencana, sehingga tercipta sinergitas kerjasama antar instansi yang akan membuat masyarakat merasa terlayani disaat bencana,” pintanya.

Untuk wilayah Kabupaten Asahan, terang Mahyaruddin, banjir juga terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sehingga mengakibatkan Dusun VIII Desan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam terendam banjir selama 2 hari dengan ketinggian air rata-rata 20-50 centimeter atau sekitar 10-30 centimeter didalam rumah warga.

Selain itu, lanjut Mahyaruddin yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, Asahan dan Kota Tanjung Balai ini, akibat cuaca yang ekstrem juga terjadi tanah longsor pada 22 dan 23 November lalu di Desa Marjanji Aceh Kecamatan Aek Songsongan.  

“Pada waktu itu, jalan Lintas Sumatera jurusan Aek Songsongan menuju Sigura-gura tertimbun tanah, tepatnya di Bedeng 7, Dusun 2, Desa Marjanji Aceh,” ucapnya kepada wartawan melalui telepon seluler, Jumat (4/12/2020).

Selain di Asahan, terang Mahyaruddin, banjir besar yang diakibatkan luapan Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Belawan juga terjadi di Deli Serdang dan Kota Medan. Banjir tersebut merendam 2.773 unit rumah dan ruas jalan seperti dikawasan Jalan Pinang Baris, Sei Mencirim, Tuntungan, Maimun, Medan Baru dan lainnya.

Sama halnya seperti di Asahan, masih kata Mahyaruddin, tanah longsor juga terjadi dikawasan tikungan Tirtanadi Sembahe, Deli Serdang yang menimpa sejumlah mobil truck dan dikabarkan memakan korban. Tanah longsor tersebut juga mengakibatkan putusnya akses jalan dari Kota Medan menuju beberapa lokasi wisata di Kabupaten Karo, seperti pemandian air panas Sidebu-debu, Panorama Berastagi dan wisata Petik buah Strawberry.

“Namun dari informasi yang diterima, saat ini petugas tengah berupaya untuk menyingkirkan material tanah dan pohon yang menutupi jalan tersebut. Maka dari itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu serta menyalurkan bantuan kepada para korban bencana alam yang terjadi disejumlah daerah di Sumut. Bagi masyarakat menjadi korban banjir agar bersabar dalam menghadapi musibah yang terjadi dan tetap waspada karena menurut informasi yang diterima bahwa sampai beberapa hari kedepan curah hujan masing tinggi,” tuturnya.

Mahyaruddin yang juga Anggota Komisi E DPRD Sumut ini kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sumut agar memperhatikan himbauan dari instansi terkait tentang prakiraan cuaca sepanjang akhir tahun ini, jika ingin berwisata bersama keluarga.

Karena, papar politisi muda Partai Golkar ini, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika hari ini intensitas curah hujan sedang-lebat disertai angin kencang, kilat dan petir masih terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sumut, seperti Kabupaten Langkat, Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Serdang Bedagai, Asahan dan Simalungun.

“Dari informasi BMKG tersebut, kita mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sumut yang ingin berwisata akhir pekan maupun akhir tahun, agar memperhatikan informasi dan himbauan dari instansi terkait tentang cuaca saat ini. Tidak hanya itu, saya juga mengingatkan bupati/walikota yang daerahnya dilanda bencana agar membuat himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang seperti ini dan terus berkoordinasi dengan Tim Tanggap Bencana yang sedang bertugas,” tandasnya seraya menambahkan agar kepala daerah yang daerah tidak dilandan bencana, agar membuat himbauan kepada masyarakatnya untuk berhati-hati jika ingin berwisata. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini