Banjir Melanda Sei Dua Hulu Simpang Empat, Warga Mulai Diserang Penyakit

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com-Akibat banjir melanda Kecamatan Simpang Empat Kab Asahan, sejumlah warga mulai merasakan sakit kulit dengan gatal gatal pada seluruh tubuh. Penyakit itu diduga disebabkan oleh air hujan yang bercampur air sungai yang masuk kerumah masyarakat, Minggu (6/12).


Ramlan,salah seorang warga Sei Dua Hulu yang ditemui wartawan, mengaku sejak banjir melanda desanya. Sejumlah masyarakat mengalami penyakit kulit.


"Sejak banjir yang melanda Desa Sei Dua Hulu Kec Simpang Empat Kab Asahan. Air yang mengenai kami mungkin tidak sehat. Akibatnya,saya dan keluarga serta masyarakat lainnya,terkena penyakit gatal gatal sejak Ken air banjir," ujat Ramlan (49) warga setempat yang ditemui wartawan,Minggu (6/12) di lokasi banjir.



Terpisah,Kepala Puskesmas Simpang Empat, M.Sutan Fakhrizal Munthe yang ditemui wartawan mengakui jika masyarakat sekitar banyak mengalami penyakit kulit gatal gatal. Wabah penyakit itu, diduga akibat air yang mengenai kulit masyarakat tidak steril.


"Memang setelah kami melakukan perawatan pada seluruh masyarakat yang terkena banjir. Hampir semua kami lihat masyarakat terkena penyakit kulit. Mungkin ini akibat air hujan yang tercampur air sungai dan air rawa. Makanya menyebabkan penyakit gatal gatal pada warga," ujar M.Sutan Fakhrizal Munthe pada wartawan, Minggu (6/12) dilokasi banjir.


Namun begitupun,kata Fakhrizal,pihak puskemas sudah melakukan pelayan dengan mendatangi rumah warga terkena banjir. Bahkan, pihak Puskemas juga sudah memberikan obat obatan anti gatal dan antibiotik pada masyarakat, agar masyarakat terbebas dari penyakit gatal.


"Petugas Puskesmas Simpang Empat sudah melakukan pelayanan dengan memberikan obat obatan pada masyarakat. Tujuannya,agar masyarakat bisa terhindar dari wabah penyakit kulit," jelas Fakhrizal.


Pantauan awak media dilapangan, melihat sejumlah petugas medis dari Puskesmas Simpang Empat,datang menggunakan Mobil Ambulance membagi bagikan obatan pada masyarakat. Bahkan, petugas medis lainnya membagikan obat obatan dengan menggunakan sampan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Asahan, ke sejumlah Dusun dan Desa yang terdampak banjir.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini