Tuahman: Penyertaan Modal Bank Sumut Masih Harus Dikaji

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com - Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), dr Tuahman Fransiscus Purba menegaskan bahwa penyertaan modal sebesar Rp100 miliar untuk Bank Sumut masih harus dikaji kembali secara signifikan peruntukkannya. 

"Memang benar ada permintaan penyertaan modal Bank Sumut. Tapi masih dalam pembahasan di komisi. Kita ketahui saat ini anggaran banyak yang direfocusing akibat Pandemi Corona Virus Diaseas 2019 (Covid 19), sehingga harus jelas peruntukan penyertaan modal itu,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (10/11/2020).

Tuahman menjelaskan, pemberian penyertaan modal ditengah Pandemi Covid 19 sangat perlu dipertimbangkan. Sebagai wakil rakyat, pihaknya harus mengetahui anggaran tersebut digunakan untuk apa. Sehingga nantinya anggaran yang diberikan bisa digunakan tepat sasaran dan membawa kemajuan bagi usaha yang dijalani. 

"Perlu diingat bahwa penyertaan modal diberikan untuk memberikan kemajuan usaha bagi perusahaan. Kita tidak mau ketika perusahaan diberikan penyertaan modal, tidak membawa dampak apapun. Malah semakin merosot dan rugi," cetus politisi Partai NasDem ini. 

Tuahman yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut mengingatkan kepada Bank Sumut agar lebih aktif dan bijak mengelola usaha dengan keuangan yang ada saat ini. Selain itu, permasalahan yang ada harus segera diselesaikan dengan baik sehingga perusahaan tidak merugi. 

"Bank Sumut bisa dikelola dengan baik, segala permasalahan harus diselesaikan dengan bijak. Jangan sedikit-sedikit minta penyertaan modal tapi terus merugi dan tidak bisa memberikan PAD bagi Pemprovsu," ketusnya. 

Maka dari itu, lanjut Tuahman, pihaknya menyarankan agar Bank Sumut terlebih dahulu menyelesaikan permasalahan usaha yang ada saat ini, agar perputaran modal bisa dijalankan dan digunakan untuk modal usaha lainnya. 

"Pembenahan dan penyelesaian persoalan usaha yang ada saat ini di Bank Sumut merupakan prioritas utama yang harus dikerjakan, agar bank 'plat merah' itu 'sehat' dan menjalankan usahanya dengan baik," pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini