Tembak Personil Polrestabes Medan, Pecatan Brimob Ditembak Polisi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Seorang bandar narkoba  terlibat melakukan penembakan kepada  anggota Polsek Medan Barat Aiptu Robinson Benard Johan Silaban (56) tumbang ditembak tim Jahtanras Polrestabes Medan di kawasan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.  

Pelaku Kamiso pecatan Brimob Tahun 1999  warga Bandar Glumpang, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati Gianyar/ Komplek Lapangan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang bukan menyerahkan diri ke Polsek setempat namun bersembunyi di Desa Sampali dikejar dan berhasil ditangkap. 

"Pelaku terpaksa ditembak kakinya karena terlibat menembak  anggota Polrestabes Medan, " ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, SH, SIK, MSi didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, SH, SIK, MH, Medan, Selasa (3/11/2020) sore. 

Dirinya menjelaskan, pelaku melakukan penembakan itu datang bersama teman - temannya pada tanggal 26 Oktober 2020 lalu ke bengkel milik Robin Jalan Gagak Hitam No 8 Medan. Yang mana saat kejadian itu, komplotan perusuh itu langsung merusak barang - barang bengkel milik Robin.  

Sehingga Robin yang ada saat itu memperingati pelaku bersama teman - temannya, untuk menghentikan perusakan barang milik Robin. 

Selanjutnya, Robin memperingati dengan cara meletuskan senjata ke bawah sehingga pelaku berhenti melanjutkan aksi perusakan tersebut. Kemudian Kamiso mendekati korban di dalam bengkel tersebut. 

Saat dekat Kamiso memukul tangan Robin dengan dabel stik. Sehingga korban terjatuh dengan senjata, senpi itu juga direbut oleh Kamiso dan menembak Robin sebanyak 3 kali. Namun 1 peluru masuk ke tubuh sebelah kanan korban sedangkan 2 tembakan lagi macet. 

"Dari kejadian itu pelaku ingin menghabisi Robin di dalam bengkelnya itu, " sebut Kombes Riko. 

Selain Kamiso, seorang wanita yang terlibat dalam penyerangan itu juga ditangkap bernama Nina Wati (50). Sedangkan 3 lagi yang masuk DPO masing - masing Endang (45) Hatta (30) dan Ameng (45). 

"Ketiga harus menyerahkan diri kalau tidak menyerahkan diri bakal ditembak petugas Polrestabes Medan, " jelas Kombes Riko. 

Kombes Riko mengaku, akan mengejar para pelaku tersebut yang ikut menyerang Robin. Dari pelaku itu petugas berhasil menyita barang bukti 1 senpi dan 1 buah dabel stik (ds/wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini