Sudah Sebulan Dilaporkan, Pelaku Cabul Masih Berkeliaran

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo
Kedua Orang Tua Korban Imayuddin

dailysatu.com- Imayuddin (47) warga Link III Kel Binjai Serbangan Kec Air Joman Kab Asahan, meminta dan mendesak Polres Asahan untuk segera menangkap pelaku pencabul anaknya Bunga, yang terjadi dirumahnya pada, Rabu (7/10/2020) lalu.

Dimana anaknya Bunga (16),dicabuli oleh WH (24) dirumahnya pada malam hari sekira pukul 02:30 saat dirinya tidak berada dirumah.

Pasalnya, sudah sebulan lebih kasus pencabulan yang menimpa anak kandungnya yang merupakan siswa SMK kelas 1 swasta di Kisaran,yang dilakukan oleh WH yang merupakan keluarganya sendiri. Hingga kini masih belum ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Asahan.

Padahal, kasus pencabulan yang menimpa anaknya itu, sudah dilaporkan ke UPPA Polres Asahan, pada tanggal 7 Oktober 2020. Namun, hingga kini pelaku masih terlihat berkeliaran di kampung nya. Hingga membuat trauma yang mendalam bagi anaknya.

"Kasus pencabulan anak kandung saya yang dilakukan oleh WH, yang merupakan anak ipar saya. Sudah sebulan lalu saya laporkan ke Polres Asahan. Namun,hingga kini belum ada diproses oleh polisi. Akibat pelaku belum ditangkap,anak saya menjadi trauma jika ada melihat orang datang kerumah," ujar Immayudin pada wartawan Jumat (27/11 sembari menunjukan surat tanda bukti laporannya dengan Nomor:STPL/458/X/2020 /SU/Red Ash pada 07 Oktober 2020 

Dikatakan Imayuddin,sejak anaknya dicabuli oleh sepupu anaknya sendiri, mereka langsung terkejut ketika mengetahui hasil visum yang dikeluarkan oleh dokter. Jika kemaluan anaknya sudah rusak.

"Dengan adanya pernyataan dokter yang telah melakukan visum kepada korban. Saya sangat tidak menyangka, bahwa WH yang merupakan anak dari kakak saya itu tega melakukan perbuatan tersebut kepada anak saya yang dilakukannya dirumah kami pada tengah malam," lirih Imayuddin dengan berlinang air mata.

"Jangankan untuk bertemu dengan pelaku, mendengar namanya saja, anak saya langsung merasa ketakutan," sambung Imayuddin sembari berharap pelaku segera ditangkap.

Terpisah, Kanit UPPA Polres Asahan, Ipda Rospita Nainggolan ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/11) dikantornya,mengaku sudah menerima laporan kasus cabul yang dilaporkan oleh orangtua korban bunga.

"Kasus cabul yang dilaporkan orang tua korban lagi kami proses. Sebentar lagi pelaku akan segera kami tangkap. Karena surat perintah penangkapan sudah keluar,jadi tersangka tinggal kami ringkus," ujar Rospita Nainggolan.(Hen)






Share:
Komentar

Berita Terkini