KPU Tuding Dinkes Asahan Tidak Sanggup Melakukan Uji Rapid Tes Pada KPPS

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan, menuding Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan, tidak sanggup melakukan rapid tes kepada seluruh personil Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) se Asahan.

Akibatnya, pihak KPU Asahan melakukan kerjasama dengan pihak klinik Anugerah Ibu Kota Medan, untuk melakukan rapid tes kepada 17.568 angggota KPPS dari 1.952 Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Hal ini dikatakan oleh Anggota KPU Asahan, Ali Sofyan Hasibuan kepada dailysatu.com, Senin (16/11/2020) di kantornya, menurutnya pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan menyuratin pihak Dinkes Asahan,untuk melakukan rapid tes. 

Namun,sampai tahap pengumuman personil angggota KPPS yang lulus untuk dilakukan rapid tes. Pihak Dinkes Asahan tidak ada memberi jawaban,malah mereka mengatakan tidak sanggup.

"Dinkes Asahan mengaku tidak sanggup untuk memfasilitasi KPU melakukan rapid tes kepada 17.568 angggota KPPS. Makanya,kami dari KPU melakukan kerjasama rapid tes dengan klinik luar Asahan," tegas Ali Sofyan Hasibuan.

Dikarenakan Dinkes Asahan tidak sanggup, tambah Ali Sofyan Hasibuan,KPU sempat mencari ke beberapa rumah sakit daerah, baik yang dikelolah oleh pemerintah maupun swasta di Asahan ini. Namun,tidak ada pihak Rumah Sakit dan Klinik di Asahan yang bersedia.

"Sesuai dengan surat edaran KPU RI, rapid tes harus berkordinasi dengan Dinkes Pemkab setempat, namun tak sanggup," jelas Ali Sofyan Hasibuan.

Senada, Anggota KPU Asahan Divisi SDM dan Logistik,Samiun Sembara Marpaung juga mengaku kalau Dinkes Asahan tidak bersedia bekerjasama dengan KPU untuk melakukan rapid tes kepada KPPS di Asahan.

Padahal,kata Samiun Sembara, rapid tes tersebut kami lakukan sejak hari Jumat(13/11/2020) hingga Minggu(15/11/2020). 

"Sudah dua kali KPU menyuratin Dinkes Asahan,untuk melakukan rapid tes kepada seluruh personil KPPS yang lulus. Namun, sampai kami melakukan tahaf pemeriksaan kesehatan rapid tes kepada anggota KPPS. Dinkes tidak bersedia melakukan itu," ujar Samiun Sembara Marpaung kepada dailysatu.com, Senin (16/11/2020).

Terpisah, Sekretaris Dinkes Kabupaten Asahan, Nurdin yang dikonfirmasi wartawan, Senin (16/11/2020) sekira pukul 14:30 Wib dikantornya, mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Namun, dia hanya mengaku, kalau Ketua KPU Asahan bersama dengan komisioner lainnya sempat datang ke Dinkes Asahan. 

"Kemarin memang Ketua KPU Asahan, Hidayat ada datang kemari dengan Samiun, menyerahkan surat. Tapi, suratnya sama Buk Kadi Kesehatan," jelas Nurdin.

Dikatakan Nurdin, setahu saya,pihak KPU Asahan masukan surat,hanya ingin meminjam tempat dan meja untuk melakukan tes di Dinkes. Bukan untuk melakukan rapid tes.

"Memang kemarin mereka ada menyerahkan surat, tapi suratnya sama Bu Kadis. Tapi setahu saya kemarin mereka ingin meminta fasilitas tempat dan meja. Bukan rapid tes," tegas Nurdin.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini