Fraksi Nusantara DPRDSU Desak Gubsu Benahi Infrastruktur dan Tunda Pinjaman

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com - Fraksi Nusantara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan, drainase, jembatan dan irigasi pada realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021.

Pasalnya, kata Ketua Fraksi Nusantara Jafaruddin Harahap, pada tahun anggaran 2019 dan 2020 masih ada terdapat jalan, drainase dan jembatan yang tidak berkualitas dan tidak sesuai dengan pos anggaran yang telah ditetapkan.

“Kita harapkan pada APBD 2021 ini, Pemprovsu harus serius dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas pembangunan infrastruktur di Sumut. Sehingga dampak pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” katanya kepada wartawan diruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (25/11/2020).

Jafar juga mengingatkan Gubsu Edy Rahmayadi agar segera merealisasikan aspirasi rakyat yang diserap melalui reses dan kunjungan kerja anggota dewan dibeberapa daerah, seperti di Desa Sei Baharu Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.  Di mana masyarakat desa tersebut meminta pembangunan jembatan untuk kelancaran aktifitas masyarakat.

Selain itu juga, lanjut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pembangunan drainase di Jakan Karya Ujung sepanjang 2 Kilometer dan pembangunan Jalan Hamparan Perak yang hingga saat ini kondisi ‘babak belur’.

“Disamping itu, Fraksi Nusantara DPRD Sumut juga mendesak Gubsu agar memperhatikan kondisi jalan provinsi Aek Kota Batu Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) menuju Kabupaten Toba yang hingga saat ini belum juga tersambung. Padahal jalan ini sangat penting peruntukannya untuk menghubungkan 2 kabupaten menuju daerah wisata sekaligus jalan utama bagi masyarakat membawa hasil pertanian,” cetusnya.

Tidak hanya itu, Jafar juga mengingatkan Edy Rahmayadi untuk meningkatkan status jalan provinsi Labura yaitu Jalan Tanjung Pasir menuju Aek Ledong sepanjang 52 kilometer, karena kondisinya masih jalan tanah yang sangat menyulitkan masyarakat untuk membawa hasuil perkebunan dan pertanian.

Sementara itu, sambung Jafar, kondisi infrastruktur yang sama juga terjadi di Jalan Tarutung Sipahutar sepanjang 3 Kilometer dan jalan Pangaribuan Garoga sepanjang 5 Kilometer. Di mana, jalan ini harus segera ditingkatkan kualitasnya karena merupakan akses utama masyarakat beraktifitas.

“Sama halnya juga dengan kondisi Jalan Lintas Sei Rampah Dolok Masihul yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jalan Perbaungan menuju Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang yang butuh perhatian pembangunan dari Pemprovsu,” terangnya.

Disamping itu untuk hal lain, jelas Jafar, Fraksi Nusantara meminta Gubsu Edy Rahmayadi agar menunda akad pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI) sebesar Rp5,6 triliun yang akan digunakan sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kita minta Gubsu agar tidak membahas pinjaman tersebut dalam nota R-APBD Tahun Anggaran 2021, karen tidak tercantum pada Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Sumut tahun 2021. Pinjaman tersebut harusnya dibahas secara khusus antara Pemprov dan DPRD Sumut agar jelas peruntukkan dan manfaatnya,” tandas Jafar. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini