Diduga Cekcok Karena Upah Kerja, Warga Pecut Malah Tewas Berlumur Darah

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Tragis benar nasib yang dialami Julpan Nduru (35) yang bekerja sebagai buru bongkar muat ini, harus meregang nyawa lantaran tewas dibunuh oleh Yasokhi Giawa (36) warga Jalan  Kawat 3 Gg. Turi Lingk 18, Kel. Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Minggu (8/11/2020) sekitar pukul 23.30 wib.

Korban yang tinggal di  Dusun XVII Jl. Pusaka Gg. Kenari Desa Bandar Klippa, Kec. Percut Sei Tuan ini tewas dengan empat luka tusuk didada.

Peristiwa tersebut terjadi diduga lantaran korban yang mendatangi pelaku, untuk menagih upah bongkar muat yang dirasa tidak rata pembagiannya.

Dari Keterangan yang diperoleh, sebelum terjadinya pembunuhan tersebut korban mendatangi pelaku kediamannya.Tapi sebelum itu,korban sempat singga warung milik warga bernama Suma.

Setelah itu korban mendatangi pelaku dirumahnya, guna menanyakan upah bongkar muat yang diterima korban. 

Sempat terjadi keributan, tak berselang lama korban berlari kearah jalan umum dengan kondisi berdarah.

Korban langsung tergeletak dijalan dan tewas ditempat, warga yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak Polsek Medan Labuhan.

Petugas Polsek Labuhan yang menerima laporan tersebut langsung kelokasi guna melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Rahmadsyah SH saat dikonfirmasih wartawan, Senin (9/11/2020) membenarkan kejadian tersebut.

"Iya bang, saat ini pelaku masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian. Sedangkan sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan, termasuk istri dan anak tersangka. Untuk jasad korban sudah kita evakuasi kerumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum,"tandasnya.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini