Cabuli Anak Dibawah Umur,Kakek Pensiunan ASN Ditangkap Polisi

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

Kanit UPPA Polres Asahan, Ipda Rospita Nainggolan

dailysatu.com- Diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur,Abdi Panjaitan (59) seorang kakek Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus meringkuk dipenjara Mapolres Asahan, Kamis (26/11/2020).

Pasalnya, pensiunan ASN yang tinggal di Desa Pulau Rakyat Pekan Kec Pulau Rakyat Kab Asahan ini,diduga kuat melakukan pencabulan sebanyak dua kali pada Bunga (14),yang merupakan teman anak pelaku yang juga sekampungnya.

Informasi yang diperoleh wartawan dilapangan menyebutkan, peristiwa pencabulan itu terjadi berawal dari korban Bunga pada Bulan September Tahun 2019 lalu, tidur bersama anak pelaku dirumahnya.

Namun,saat anak pelaku tertidur lelap, pelaku memaksa korban dengan merudal paksa kemaluan korban hingga berdarah dan membuat selaput kemaluan korban koyak. Karena takut,korban hanya diam saja tanpa memberitahu kawannya dan keluarga setelah peristiwa malam itu terjadi.

Mirisnya, setelah besok malamnya lagi, pelaku kembali mengulangi aksi bejat nya dengan kembali menggagahi korban didalam kamar anak pelaku tanpa diketahui anak pelaku.

Diduga takut dengan ancaman pelaku,korban lalu mendiamkan kasus cabul yang dialaminya selama berbulan bulan.

Namun, perisitiwa itu terbongkar saat ibu korban LC (39) melihat kemaluan anaknya mengalami pendarahan beberapa kali. Sehingga membuat LC penasaran apa yang terjadi dengan anak kandungnya.

Melihat adanya pendarahan dikemaluan anaknya,LC bersama keluarga langsung membawanya Bunga ke Puskesmas. Akan tetapi,pihak puskesmas langsung menganjurkan LC dan korban untuk ke Rumah Sakit Umum HAMS Kisaran,karena kondisi kemaluan korban sangat parah.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter di RSU, ternyata selaput kemaluan korban kuyak makanya mengalami pendarahan. Mendengar hal itu,ibu korban langsung menanyakan apa yang terjadi dengan anaknya.

Dengan rasa takut dan trauma yang mendalam,korban lalu mengaku dan menceritakan jika dirinya pernah dirudal paksa oleh pelaku Abdi Panjaitan yang merupakan ayah kawannya saat dirinya tidur dirumahnya.

Mendengar cerita tu,Ibu korban LC terkejut bagaikan mendengar petir disiang bolong. Begitu mendengar cerita anaknya,Lince bersama keluarga langsung melaporkan kasus itu ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (UPPA) Polres Asahan pada tanggal 9 November 2020.

Setelah menerima laporan itu, Sat UPPA Polres Asahan langsung melakukan penyelidikan dan segera melakukan penangkapan serta mengamankan pelaku dari Desanya saat bermain catur di Warung.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Asahan,AKP Rahmadani SH yang dikonfirmasi dailysatu Kamis ,(26/11) melalui Kanit UPPA,Ipda Rospita Nainggolan membenarkan adanya melakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku kasus pencabulan anak dibawah umur.

"Memang benar,kami ada melakukan penangkapan terhadap seorang Kakek yang merupakan pensiunan ASN,yang diduga melakukan pencabulan anak dibawah umur. Pelaku kami amankan pada hari Selasa kemarin, saat pelaku main catur di warung di Desanya," ujar Rospita Nainggolan.

Dikatakan Rospita, sesuai hasil visum dikeluarkan oleh pihak RSU, dari kemaluan korban terlihat kuyak seperti bekas paksaan benda tumpul. 

" Saat di BAP pelaku tidak mengaku. Namun, setelah dikonfrontir dengan korban. Pelaku tetap juga tidak mau mengakui perbuatannya. Hingga kini pelaku sudah kami amankan dan masukkan ke sel tahanan," jelas Rospita.(Hendri)

Share:
Komentar

Berita Terkini