Akhyar Rancang Medan Utara jadi Kota Wisata

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Menjelang debat kandidat, Calon Walikota Medan nomor urut 1, Ir Akhyar Nasution menyempatkan diri menghadiri diskusi pagi Pantai Timur ke 16 yang diselenggarakan Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (Badko PMPT) Sumut, di Taman Siba Medan City, Jalan Singgalang, Sabtu (7/11/2020).

Kepada wartawan, Akhyar mengaku siap menerapkan grand desain utara Medan seperti yang digagas Badko PMPT. Sebab, konsep yang digagas juga sama dengan buah pikirannya dan harapan warga khususnya di Medan Utara. 

"Jika saya diamanahkan memimpin Kota Medan, ada rencana pengembangan pesisir menjadi daerah yang menghasilkan. Seperti kemarin kita ke Taman Sakura, di taman ini ada potensi pengembangan ekonomi terutama dari budidaya mangrove dan kerang. Jadi tak hanya wisata, tapi sisi lain dalam mendongkrak ekonomi lewat budidaya,” sebut Akhyar.

Akhyar juga berbicara soal pengadaan rumah ikan. Tak hanya harus melaut berhari-hari, tapi bisa memanfaatkan budi daya ikan lewat program rumah ikan. "Pembiayaannya bisa dibuat kerja samanya. Pemerintah bisa memberi bantuan, tapi dibuat kelompoknya. Melaut tetap melaut tapi ada tambahan lewat budidaya ikan dan kerang,” ujarnya.

Di sisi lain, Akhyar berbicara mengenai konsep di utara Medan, salah satunya penanggulangan banjir rob. "Banjir rob ini sudah pernah saya diskusikan juga dengan Pak Budi D Sinulingga 'Akhyar, kau enggak bisa melawan Tuhan, kau yang harus ngalah'. Jadi di pantai itu konsepnya memang rumah panggung," jelasnya.

Maka dari itu, Akhyar menyampaikan, dia akan melakukan revisi mengenai pembangunan di Kota Medan. Wilayah pesisir atau pemukiman tepi pantai, harus mengikuti karakteristik dari kearifan lokal, karena itu memang jalan keluar dalam penanggulangan banjir rob.

"Saya dan warga serta tokoh-tokoh  yang tergabung dengan Badko PMPT Sumut memiliki visi dan misi yang sama, mimpi ini harus sama-sama kita wujudkan dalam pembangunan Medan bagian Utara,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Badko PMPT, Syarifuddin Siba menerangkan, wisata Medan Utara seperti menghidupkan Kota Tua Labuhan Deli, mangrove dan menghidupkan kereta api klutuk. 

"Banyak. Kuncinya wisata semua. Yang penting konsepnya itu. Selama ini kita tidak punya konsep, hari ini kami memiliki kesamaan konsep dengan Akhyar-Salman,” singkatnya. (ds/lilik)

Share:
Komentar

Berita Terkini