3 Catatan Fraksi PDI Perjuangan Gunungsitoli Soal Ranperda APBD 2021

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara,bmenyampaikan tiga catatannya atas Ranperda APBD TA 2021.

Ketiga catatan itu dibacakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Sa'amboro Laoli, dalam rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD TA 2021, Kamis (5/11/2020).

Adapun ketiga catatan tersebut, yakni:

1. Terkait aspek PAD yang merupakan prinsip dasar arus PAD sangat tergantung pada kemampuan pemerintah daerah dalam menggali sumber-sumber PAD secara luas. Sehingga dapat terkoneksi secara maksimal. Namun demikian, usaha menggali dan mengeksplorasi PAD harus memperhatikan beban sosial ekonomi dan jangan membebani masyarakat. Karena tugas pemerintah tidak sekedar mengeksplorasi potensi PAD dengan menarik pajak dan retribusi dari masyarakat, tetapi juga membuka membangun, memfasilitasi, dan mengembangkan unit-unit usaha sosial ekonomi secara maksimal. Sehingga pendapatan masyarakat bisa semakin meningkat.

2. Prinsip dasar arus belanja terletak pada aliran dana yang efektif dan efisien. Karena setiap rupiah untuk pembelanjaan harus dapat dirasakan masyarakat dan memiliki multiplier effect signifikan terhadap pertumbuhan serta pembangunan sosial ekonomi masyarakat Kota Gunungsitoli. Berdasarkan prinsip tersebut kita bisa melihat Ranperda APBD yang disusun benar-benar didasari political will yang baik dengan dasar pemikiran cerdas atau tidak. Setiap rupiah yang dibelanjakan, wajib memiliki transparansi dan akuntabilitas dihadapan masyarakat.

3. Fraksi PDI Perjuangan melihat bahwa proses pembahasan Ranperda APBD 2021 menunjukkan adanya kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Karena keberhasilan eksekutif juga merupakan keberhasilan legislatif dan atau sebaliknya. Perbedaan pendapat yang ada selama pembahasan adalah hal wajar dan harus dimaklumi sebagai dinamika proses demokrasi.

"Setelah menyampaikam seluruh catatan diatas, maka fraksi PDI Perjuangan menerima dan menyetujui Ranperda APBD Kota Gunungsitoli TA 2021 untuk dijadikan Perda APBD Kota Gunungsitoli TA 2021", kata Sa'amboro. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini