Tak Netral, Camat Gunung Malela Diduga Kampanyekan Abang Kandung Bupati Simalungun

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com- Camat Gunung Malela Simalungun diduga mensosialisasikan Paslon nomor urut 4 Anton Saragih- Rospita Sitorus.

Diketahui, Anton Saragih adalah saudara atau Abang kandung dari Bupati Simalungun JR.Saragih.

Diketahui, aksi ketidaknetralan Camat Gunung Malela itu tampak saat melakukan foto bersama dengan sejumlah masyarakat dengan fose menunjukkan empat jari usai melakukan kegiatan di Kantor Pangulu (desa-red) Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun pada 13 Oktober 2020 lalu.

Ketika dikomfirmasi Camat Gunung Malela Andi S Pasaribu, saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2020) di kantornya mengatakan bahwa hal tersebut tidak merupakan suatu kegiatan dimaksud sosialisasi apalagi mengkampanyekan salah satu Paslon.

Saat ditanya terkait pengarungan empat jari yang merupakan nomor urut Abang sang Bupati Simalungun, Andi membantah dan mengatakan jika hal tersebut dilakukan saat sosialisasi BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) yang dirangkai dengan sosialisasi protokol kesehatan.

"Kebetulan aja itu pak, kita disana untuk sosialisasi BLT DD dan kita rangkai dengan sosialisasi protokol kesehatan," ujar Andi.

Sementara Ketua NGO TOPAN-AD Kabupaten Simalungun Marnaek Saragih, mengatakan sangat menyesalkan sikap yang dipertontonkan Camat Gunung Malela tersebut. Bahkan Marnaek meminta agar KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) seharusnya mengevaluasi sang Camat.

"Terlepas dari apa yang menjadi alasannya, KASN harus mengevaluasi camat ini," ujar Marnaek Saragih.
Padahal sejumlah aturan larangan ASN berpolitik agar diindahkan, yakni Undang-undang nomor 5 tahun 2014, tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS). Undang-undang nomor 10 tahun 2016. Selanjutnya ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah nomor 42 tahun 2004 dan PP nomor 53 tahun 2010. (ES)


Share:
Komentar

Berita Terkini